Mojokerto (beritajatim.com) – Upaya mencegah kenakalan remaja dan gangguan keamanan di lingkungan pendidikan terus dilakukan Polres Mojokerto. Kali ini, melalui program Patroli Jogo Sekolah, Polres Mojokerto menyambangi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pungging untuk berdialog langsung dengan para siswa.
Kegiatan yang dipimpin Kasat Binmas Polres Mojokerto, AKP Didit Setiawan, tersebut sekaligus bertujuan menyerap aspirasi dan keluhan terkait keamanan sekolah. Petugas juga mengajak para pelajar berdiskusi mengenai berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang mereka hadapi.
Kasat Binmas Polres Mojokerto, AKP Didit, mengatakan Patroli Jogo Sekolah merupakan langkah preventif untuk mendekatkan kepolisian dengan dunia pendidikan sekaligus mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. Pihaknya mengingatkan para siswa agar menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja.
“Kami ingin hadir dan mendengar langsung apa yang menjadi keresahan para pelajar. Kami mengajak seluruh siswa untuk saling menghargai, menjaga kerukunan, serta menghindari segala bentuk kenakalan remaja, bullying, tawuran maupun penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya, Sabtu (31/10/2026).
AKP Didit juga meminta siswa tidak takut melaporkan apabila mengalami atau mengetahui permasalahan keamanan, baik kepada pihak sekolah maupun kepolisian.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Pungging, Muharto, mengapresiasi langkah Polres Mojokerto yang memberikan ruang komunikasi bagi siswa untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi. Menurutnya, kehadiran polisi di lingkungan sekolah menjadi bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan.
“Terlebih, berbagai potensi gangguan seperti bullying, tawuran, pencurian dan kenakalan remaja perlu diantisipasi bersama,” ujarnya.
Melalui program tersebut, Polres Mojokerto di bawah kepemimpinan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa berkomitmen memperkuat sinergi dengan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Tidak hanya menjaga keamanan, Patroli Jogo Sekolah juga diharapkan mampu membangun kesadaran pelajar agar ikut menjaga ketertiban serta menciptakan pergaulan yang positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. [tin/kun]




