Pekalongan, ERANASIONAL.COM – Puncak acara Pesindon Batik Vibes (PBV) 2026 pada Sabtu (31/10/2026) malam sukses diselenggarakan dengan meriah dan di luar ekspektasi.
Ketua Panitia Pesindon Batik Vibes 2026, Muhammad Salahuddin, mengungkapkan bahwa perhelatan ketujuh ini terasa sangat spesial berkat hadirnya dua poin utama dalam kirab budaya.
“Alhamdulillah event Pesindon Batik Vibes tahun ini terselenggara dengan baik. Ini penyelenggaraan ketujuh dan kita anggap spesial karena ada dua poin utama yang dikirab,” ujar Didin, panggilan akrabnya.
Didin menjelaskan bahwa poin pertama adalah gunungan batik sebagai simbol rasa syukur warga kampung batik atas keberadaan warisan budaya tersebut di Pekalongan.
“Gunungan kita simbolkan sebagai wujud rasa syukur kita sebagai pengusaha batik dan kampung batik akan adanya batik itu sendiri di Pesindon maupun di Pekalongan,” ungkapnya.
Poin kedua yang menjadi daya tarik utama adalah kirab kain batik sepanjang 116 meter hasil karya tulus pelajar SD dan SMP Kota Pekalongan.
“Batik 116 meter ini dikerjakan oleh anak-anak SD dengan sangat tulus. Walau mereka mungkin tak tahu teknik membatik, kita sangat menghargai nilainya dan kita kirabkan,” tambah Didin.
Kemeriahan semakin lengkap dengan adanya kolaborasi kebudayaan Arjati (Arab, Jawa, Tionghoa) yang menghadirkan Tari Sufi, Reog Ponorogo, hingga atraksi Liong Naga.
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, turut memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras panitia pemuda yang dinilainya sangat visioner.
“Terus terang ini di luar ekspektasi saya, penampilannya luar biasa. Ini hasil kerja keras panitia karena kekompakan, gotong royong, dan kebersamaan,” puji Wali Kota Aaf, sapaan akrabnya.
Selain mengapresiasi kemeriahan acara, Wali Kota Aaf menekankan pentingnya komitmen bersama dalam meminimalisir pencemaran limbah industri batik di Pekalongan.
“Yang lebih penting adalah bagaimana Kota Pekalongan tetap mengangkat batiknya, tetapi kita terus melakukan upaya-upaya untuk meminimalisir pencemaran limbahnya,” tegas Aaf.
Beliau menambahkan bahwa Pemkot mendukung penggunaan bahan ramah lingkungan, seperti penemuan lilin batik ramah lingkungan dari BRIN dan penggunaan warna alam.
“Pesindon Batik Vibes sukses sangat luar biasa. Salut untuk Mas Didin dan kawan-kawan, mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik, kompak, dan meriah lagi,” pungkasnya. (em-aha)





