Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran menetapkan 13 tersangka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia. Salah satu tersangka yang ditetapkan yaitu MI.

Kasubdit 3 Dittipid PPA-PPO Bareskrim Polri Kombes Pol. Yolanda Evalyn Sebayang mengatakan, penetapan tersangka ini berdasarkan laporan polisi nomor LP A 8/X/2026/SPKT/Dittipid PPA-PPO Bareskrim Polri, tanggal 21 Oktober 2026.

“Tersangka MI berperan sebagai pelaku penanggung jawab memberikan informasi lowongan kerja, rekrut hingga mengarahkan dan memproses keberangkatan daripada korban yang memperoleh keuntungan sebesar 1.000 rubel yang diterima melalui dompet aset kripto,” kata Yolanda, di Mabes Polri, Senin (2/11/2026).

Lebih lanjut Yolanda menerangkan, total korban yang berhasil direkrut oleh tersangka berjumlah lima orang. Namun saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Di sini korban lima orang yang sudah terdata. Namun korban ini masih bertambah karena kami mendapatkan laporan korban-korban lainnya dengan perekrut orang yang sama.TKP-nya adalah di Jakarta Timur dengan waktu Maret sampai dengan Oktober 2026,” ujar Yolanda.

Adapun modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mempermudah korban untuk sampai ke Rusia dan mengiming-imingi gaji yang besar.

“Modus operandi, yang pertama adalah tersangka memberangkatkan dengan memberikan iming-iming bonus gabung sebesar 2.600 rubel atau dirupiahkan sekitar Rp620 juta dengan gaji 230 rubel per bulan dan biaya gratis sampai dengan Rusia,” jelas Yolanda.

Kemudian saat korban telah sampai di Rusia, korban hanya dilakukan tes kesehatan dan tanpa memandang usianya. 

Setelah dinyatakan sehat, korban akan langsung melakukan tanda tangan kontrak, dilatih selama 1 bulan, dan setelahnya diturunkan ke medan perang.

“Kandidat cukup menyerahkan foto paspor, sekali lagi dengan KTP, tanpa pelatihan berangkat dari Indonesia. Dan kandidat tersebut akan dilatihnya setelah tiba di kamp Rusia. Visa yang digunakan adalah visa turis, bukan visa kerja. Visa dan tiket pesawat disiapkan dan dibiayai oleh agen di Rusia,” terangnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 26 Oktober 2026, Berlaku di 25 Ruas Jalan
• 16 jam laludisway.id
thumb
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Spanyol: Duo Madrid Terus Tekan Barcelona, Valencia Masih di Zona Merah, Mbappe Pangkas Jarak dari Raphinha
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Benda Keseharian Indonesia Jadi Inspirasi Koleksi Charm Eksklusif Crocs
• 15 jam laluherstory.co.id
thumb
Banjir di 22 Desa di Pidie Jaya Mulai Surut
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Puluhan WNI Menjadi Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang ke Rusia
• 3 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.