Impor Minyak dan LPG via BLU Lemigas Akan Libatkan Pemerintah, Skemanya G2G atau G2B

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Kementerian ESDM menjelaskan skema impor minyak dan LPG melalui BLU Lemigas. Ke depan, unsur pemerintah akan terlibat dalam semua kontrak impor.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaiman, mengatakan skema impor itu akan terbagi menjadi government to government (G2G) atau government to business (G2B).

“G2G atau G2B. Tapi ada G-nya ya, jangan lupa. Itu yang penting,” kata Laode di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (2/11).

Sejauh ini, Pertamina masih bisa mengimpor sendiri karena skema baru masih dalam tahap persiapan. Laode menyebut akan ada Peraturan Menteri (Permen) yang mengatur skema impor via BLU Lemigas.

“Sekarang masih berjalan (impor oleh Pertamina). Sekarang kita sedang siapkan tahapan-tahapan menuju ke implementasi. Jadi setelah Perpres kan harus ada Permen untuk merinci secara detail tahapannya seperti apa, mekanismenya seperti apa,” ujarnya.

Sebelumnya, Pertamina menyatakan siap menjalankan kebijakan baru pengadaan minyak mentah, BBM, dan LPG melalui BLU Lemigas yang ditugaskan pemerintah.

Kebijakan ini mengubah mekanisme pengadaan Pertamina yang sebelumnya lewat tender antarbadan usaha atau business to business (B2B).

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan, perusahaan mendukung penuh Perpres Nomor 107 Tahun 2026 untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global.

“Pertamina mendukung penuh Perpres 107 Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Kami berkomitmen menjalankan penugasan dari pemerintah secara profesional dan bertanggung jawab agar pasokan energi bagi masyarakat dan industri tetap terjaga,” kata Simon dalam keterangan resmi, Senin (26/10).

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan perusahaan siap memperkuat koordinasi dengan Kementerian ESDM, BLU Lemigas, SKK Migas, dan pemangku kepentingan terkait sesuai kewenangan masing-masing.

Pertamina juga memastikan kesiapan infrastruktur dan operasional, mulai dari kilang, terminal, hingga jaringan distribusi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Balasan Sengit Iran saat Trump Sesumbar Hancurkan Hitungan Menit
• 9 jam laludetik.com
thumb
Hingga September 2026 Produksi Nikel RI Tembus 225,3 Juta Ton
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Hastan Mattanete Jadi Satu-satunya Kandidat Ketua Golkar Pinrang 2026–2031
• 8 jam laluharianfajar
thumb
ART Cabuli Anak Laki-laki Berkebutuhan Khusus di Jaktim Sambil Video Call
• 4 jam laludisway.id
thumb
Detik-Detik Jet Pribadi Jatuh & Meledak di Florida, 9 Orang Tewas| SAPA MALAM
• 15 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.