Gerindra Jatim Bakal PAW 3 Kader yang Ditangkap Saat Pesta Narkoba

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Timur bakal segera melakukan Penggantian Antar Waktu (PAW), tiga kadernya di DPRD yang terjerat kasus narkoba.

Ketiga kader itu adalah Muhammad Ukasyah Ali Murtadho (UAM) anggota Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Malang, Asrila Diska Rimunda (ARR) DPRD sekaligus Bendahara DPC Gerindra Banyuwangi.

BACA JUGA: Tujuh Polisi Dimutasi Usai Tangkap Anggota DPRD Gerindra, ISESS Ingatkan Persepsi Publik

Kemudian, Afif Reza Rimunda (ADR) selaku anggota Fraksi Gerindra DPRD Situbondo yang juga kakak dari Asrila.

Sekretaris DPD Gerindra Jawa Timur Kharisma Febriansyah mengatakan pihaknya telah melakukan proses etik kepada tiga orang itu dan sudah diserahkan kepada DPP.

BACA JUGA: 7 Anggota Polrestabes Surabaya Dimutasi Seusai Gerebek Pesta Narkoba 3 Anggota DPRD Gerindra

"Proses yang dilakukan DPD sudah selesai sampai dengan ke Majelis Kehormatan Partai," kata Kharisma kepada wartawan, Selasa (3/11).

Dengan demikian, DPD Gerindra Jawa Timur bakal menunjuk kader lain untuk menggantikan ketiga anggota DPRD yang di PAW itu. Agar tugas menyerap aspirasi warga tidak terganggu.

BACA JUGA: Polrestabes Surabaya Buka Suara Soal Mutasi 7 Anggota Seusai Gerebek Pesta Narkoba 3 Anggota DPRD

"Ya, kalau sudah dipecat ya, berarti kan sudah harus di-PAW kan," ujarnya.

Kharisma menyebut pencopotan jabatan dari ketiga orang itu merupakan konsekuensi yang harus diterima. Sebab, pihaknya menentang penggunaan dan penyalahgunaan narkotika.

"Jadi di Gerindra tidak ada toleransi (kader yang terlibat) narkoba, itu merusak soalnya. Ya, wong waras (orang sehat) saja belum tentu bisa ngurusin negoro, apalagi wong kena narkoba,” jelasnya.

Saat ini, status ketiga orang yang diamankan saat pesta narkoba itu masih menjadi kader partai. Gerindra tetap membuka ruang pembinaan kepada mereka secara internal.

Selain itu, DPD Gerindra Jawa Timur akan mendahulukan proses PAW di tingkat legislatif. Sembari melakukan evaluasi untuk melihat itikad baik ketiga anggota DPRD tersebut.

“Prinsipnya orang sekali salah, tetapi dia punya potensi, jangan langsung dimatikan saja begitu. Kalau memang yang bersangkutan bisa berubah menjadi baik, ya, beri kesempatan," ucapnya.

Gerindra Jawa Timur juga mempertimbangkan rekam jejak ketiga orang tersebut. Sebab, keberhasilan politik yang membawa mereka duduk di kursi DPRD.

“Mungkin satu pernah nyolong, narkoba, menghamili anak orang, pernah gagal dalam tugas, tetapi kan tidak lantas habis itu orang itu harus dimatikan total?,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga anggota DPRD yang ditangkap saat pesta narkoba itu berinisial U dari Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Malang, A yang menjabat sebagai anggota Fraksi Gerindra DPRD Banyuwangi Fraksi Gerindra dan AR anggota Fraksi Gerindra DPRD Situbondo.

Mereka ditangkap bersama lima orang lainnya, yakni F, K, N, RO dan R, pada Senin (28/9) dini hari. Setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan pesta narkoba di salah satu kamar hotel di Surabaya.

Informasi itu menyebut seorang karyawan swasta berinisial N diduga sedang mengonsumsi narkoba bersama sejumlah orang. Polisi kemudian menindaklanjuti informasi itu dengan melakukan penggerebekan. Petugas mendapati delapan orang berada di dalam kamar hotel tersebut.

Berdasarkan hasil penyidikan dan pemeriksaan urine, tujuh orang diketahui positif menggunakan ekstasi. Sementara itu, N diketahui mengonsumsi sabu-sabu dan ekstasi

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita satu plastik bekas narkoba jenis sabu-sabu, dua butir pil ekstasi berwarna kuning, alat isap, korek api, serta satu bungkus rokok bekas yang digunakan untuk menyimpan sabu. (mcr23/jpnn)


Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Andhi Dwi Setiawan (mcr23)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KSAD Australia Buka Suara Soal Rencana Fasilitas Latihan Militer di Morotai
• 10 jam laludetik.com
thumb
Bali United Incar Konsistensi di League Cup 2026/2027
• 7 jam lalubola.com
thumb
Inflasi Oktober Melandai, Rupiah Masih Jadi Penentu Arah Suku Bunga BI
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
LPPOM Soroti Pentingnya Bangun Ekosistem Halal di Industri Bakso, Gandeng Pemasok dan Pelaku UMKM
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Pilihan Mobil Diesel Matic ⁠Murah November 2026
• 5 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.