Kasus pasangan suami istri AR (22) dan JM (20) di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang menghilangkan nyawa anaknya berusia 20 bulan dengan alasan ekonomi menjadi pengingat bahwa pengasuhan anak membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek.
Selain kesiapan finansial, orang tua juga membutuhkan kesiapan mental dan dukungan lingkungan untuk menghadapi tekanan hidup. Psikolog Klinis Anak, Remaja, dan Keluarga, Roslina Verauli, M.Psi., menjelaskan bahwa tekanan ekonomi dapat memengaruhi kondisi psikologis orang tua dan cara mereka mengasuh anak.
Tekanan Ekonomi Bisa Memengaruhi Pola Asuh Orang TuaRiset mengenai Family Stress Model menunjukkan bahwa tekanan ekonomi dapat menjadi sumber stres bagi orang tua. Kondisi ini berpotensi mengganggu pengelolaan emosi, pengambilan keputusan, hingga memicu konflik dalam hubungan suami istri.
Menurut Verauli, pada usia muda, kemampuan regulasi diri masih berkembang karena bagian otak prefrontal yang berperan dalam pengendalian impuls baru matang pada pertengahan usia 20-an.
"Tanpa dukungan yang memadai, stres berkepanjangan dapat mengganggu pengasuhan dan meningkatkan risiko pengabaian hingga kekerasan terhadap anak," jelas Verauli pada kumparanMOM, Senin (2/11).
Karena itu, kesiapan menjadi orang tua tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memenuhi kebutuhan finansial anak, tetapi juga kemampuan mengelola tekanan serta tersedianya dukungan saat menghadapi kesulitan.
Pengasuhan Anak Membutuhkan Dukungan Keluarga hingga NegaraVerauli menegaskan bahwa tanggung jawab pengasuhan memang berada pada orang tua. Namun, memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman merupakan tanggung jawab bersama.
“Meskipun tanggung jawab pengasuhan berada pada orang tua, memastikan keluarga mampu menjadi lingkungan yang aman bagi anak merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, komunitas, institusi, hingga negara,” ujar Verauli.
Ia juga menyoroti bahwa persoalan kemiskinan struktural tidak bisa diselesaikan hanya dengan memberikan nasihat mengenai pola asuh kepada orang tua.
Menurutnya, diperlukan intervensi ekonomi yang tepat sasaran serta layanan kesehatan mental yang terjangkau hingga ke tingkat masyarakat.
Tempat Mencari Bantuan saat Menghadapi Tekanan BeratOrang tua yang menghadapi tekanan berat dalam rumah tangga dapat mencari bantuan sebelum situasi semakin sulit dikendalikan. Beberapa pilihan yang bisa diakses antara lain:
Healing119.id: Layanan dukungan psikologis awal melalui 119 ekstensi 8 atau situs
Puskesmas: Datangi fasilitas kesehatan terdekat untuk berkonsultasi dan memperoleh bantuan profesional.
Keluarga atau orang tepercaya: Mintalah bantuan untuk menemani dan menjaga anak ketika kondisi sedang sulit.
Mencari bantuan bukan berarti gagal menjadi orang tua. Dukungan yang tepat dapat membantu keluarga menghadapi tekanan sekaligus menjaga keselamatan dan kesejahteraan anak.





