Kepala BRIN Saksikan Perjuangan Tim OMC Padamkan Karhutla: Tugas Mulia

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria turun langsung bersama tim modifikasi cuaca dari BMKG dan TNI AU di Sumatera Selatan. Selama 1,5 jam di udara, ia menyaksikan langsung upaya penyemaian awan untuk memicu hujan guna membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan itu berlangsung pada Senin (2/11) sore. Arif mengatakan upaya memadamkan karhutla melalui modifikasi cuaca bukan pekerjaan mudah. Tim harus berupaya memicu turunnya hujan agar dapat membantu mengatasi kebakaran.

"Selama 1,5 jam saya berada bersama mereka di udara, merasakan suka-duka mereka memadamkan kebakaran hutan lewat teknik penyemaian awan agar hujan turun," kata Arif dalam keterangannya, Selasa (3/11/2026).

Baca juga: Kelola 99% Limbah Non-B3, Sampoerna Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan

Arif mengapresiasi kerja tim modifikasi cuaca yang menurutnya memiliki tugas berat sekaligus mulia. Melalui modifikasi cuaca tersebut, Sumatera mulai diguyur hujan dan membuat jarak pandang membaik.

"Tugas mereka memang berat sekaligus mulia. Merekalah para pejuang di balik layar. Kini Sumatera Selatan sudah mulai diguyur hujan, jarak pandang membaik, dan udara terasa lebih sehat," ujarnya.

Arif pun mengungkap upaya BRIN yang tengah melakukan riset pemadaman karhutla. Ia berharap riset itu dapat menjadi alternatif solusi untuk menangani karhutla pada masa mendatang.

Baca juga: Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Selaraskan Visi Pembangunan

"Semoga Riset Modifikasi Cuaca (RMC) dan Riset Pemadaman Api (RPA) dari BRIN menjadi alternatif solusi Karhutla ke depan," ujarnya.




(eva/ygs)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sopir Mobil MBG Toraja Utara Buka Suara: Mengaku Mengantuk, Jalur Distribusi Capai 15 Km dan Curam
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Tak Terima Cicilan Rumah Mewah Dibebankan ke Sarwendah, Kuasa Hukum Singgung Akta 49 ke Ruben Onsu
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Kriminal Kemarin, kasus Betrand Peto hingga penganiayaan balita
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Balasan Sengit Iran saat Trump Sesumbar Hancurkan Hitungan Menit
• 19 jam laludetik.com
thumb
Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.