IHSG Dibuka Turun Lagi, Ini Sentimen Global yang Bisa Pengaruhi Pasar Saham

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka di zona merah pada perdagangan Rabu, 4 November 2026. 

Pelemahan ini memperpanjang tekanan di pasar saham Indonesia setelah sehari sebelumnya IHSG anjlok hingga menembus level psikologis 5.000.

Mengawali perdagangan, IHSG turun 47,33 poin atau 0,97 persen ke posisi 4.856,96. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga melemah 3,51 poin atau 0,71 persen ke level 493,76.

Tekanan pasar masih membayangi investor setelah IHSG merosot 3,78 persen ke posisi 4.904,29 pada Selasa, 3 November 2026. Penurunan tersebut sekaligus membawa indeks menembus level psikologis 5.000 dan area support 4.962. IHSG Anjlok, Saham Sektor Basic Materials dan Properti Tertekan
Seperti diketahui, IHSG anjlok 3,78 pada Selasa, 3 November 2026. Tekanan jual terjadi hampir di seluruh sektor, terutama basic materials (-5,69 persen) dan real estate (-5,16 persen). 

Aksi jual asing masih mendominasi pada sesi II, dengan foreign sell Rp4,33 triliun berbanding foreign buy Rp3,57 triliun, sehingga mencatatkan net sell Rp759,98 miliar. 

Tekanan jual terbesar terjadi pada BBRI sebesar Rp310,06 miliar, disusul ANTM Rp94,10 miliar, BUMI Rp64,07 miliar, dan TPIA Rp62,39 miliar. 
 

Baca Juga :

IHSG Rebound Setelah Tembus 5.000, Apakah Tren Bearish Berakhir?


Sentimen MSCI menjelang Index Review 11–12 November juga menjadi salah satu sumber kekhawatiran terhadap potensi perubahan bobot dan arus keluar dana asing. 

Di sisi lain, inflasi Oktober yang melandai ke 3,23 persen YoY dan surplus perdagangan September sebesar USD3,36 miliar menjadi sentimen penyeimbang, tetapi belum cukup meredam tekanan pasar.

Memasuki perdagangan hari ini, Rabu, 4 November 2026, perhatian investor tertuju pada perkembangan sentimen global, khususnya hasil Pemilu Sela AS yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan pemerintahan Trump dan sentimen risiko pasar. 

"Selain itu, pergerakan harga minyak perlu dicermati setelah Brent sempat turun lebih dari 7 persen sebelum kembali naik ke sekitar USD105 per barel akibat laporan eskalasi konflik di kawasan Teluk. Pasar juga akan menantikan rilis data tenaga kerja dan aktivitas ekonomi AS sepanjang pekan ini," jelasnya. Analisis Teknikal: IHSG Berpotensi Uji Support 4.830
Secara teknikal, IHSG mengalami breakdown setelah menembus support 4.962 dan membentuk bearish candle dengan posisi penutupan dekat level terendah harian. 

MACD masih negatif dan melebar ke bawah, dengan garis MACD (-292) berada di bawah signal line (-265), sementara harga jauh di bawah MA20 (5.482). Kondisi ini mengindikasikan tren bearish masih dominan. Support berikutnya berada di 4.830–4.761. 
"Peluang technical rebound tetap ada setelah koreksi tajam, tetapi area 4.962–5.000 kini menjadi resistance yang perlu direbut kembali untuk memperbaiki momentum," ucapnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
  • URL Berhasil di Salin IHSG Dibuka Turun Lagi, Ini Sentimen Global yang Bisa Pengaruhi Pasar Saham Klik untuk baca: https://www.medcom.id/ekonomi/keuangan/8N0X37EN-ihsg-dibuka-turun-lagi-ini-sentimen-global-yang-bisa-pengaruhi-pasar-saham

(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KSSK koreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi 2026 jadi 5,4-5,5 persen
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Dua Rantis Keluar dari Mako Brimob, Usai Jenderal Listyo Sigit Jadi Tersangka
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Catat Hotspot Terbanyak, Kalteng Jadi Fokus Penanganan Karhutla Kemenhut
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Beberapa Hari ke Depan di Jatim
• 19 jam lalukompas.id
thumb
Aksi Heroik Pedagang Kopi Kejar Maling HP Sampai Nemplok di Mobil Listrik
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.