Beredar di media sosial video dugaan penganiayaan di pondok pesantren (Ponpes) wilayah Kecamatan Cijeruk, Bogor, Jawa Barat. Seorang santri laki-laki diduga dianiaya gurunya.
Dalam video yang dilihat, Rabu (4/11/2026), mulanya sejumlah santri berada di ruangan kelas. Kemudian para santri tersebut disebut diminta keluar oleh guru mereka.
Kemudian guru yang diduga pelaku menghampiri santri yang sedang duduk seorang diri. Guru tersebut tampak melepas sepatu dan menggebraknya ke meja korban.
Guru tersebut kemudian mengambil sebuah benda panjang dan membawanya mendekat ke korban. Dengan benda tersebut, pelaku terlihat memukul tangan korban berkali-kali.
Korban terlihat sempat berupaya untuk menghentikan aksi kekerasan itu. Namun pelaku seolah tak bergeming dan tetap memukuli korban berkali-kali.
Dikonfirmasi, Kasatres PPA & PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban. Sementara itu saat ini, penyelidikan masih dilakukan terhadap laporan tersebut.
"Sudah buat LP (laporan polisi), sudah diterima LP-nya. Saat ini masih proses penyelidikan," kata dia.
Silfi juga merespons terkait video beredar terlapor yang meminta maaf atas tindakannya tersebut. Dia mengatakan selama tidak ada pencabutan laporan, maka perkara tersebut akan terus berlanjut.
"Sejauh ini selama tidak ada pencabutan pasti tetap lanjut (perkaranya)," pungkasnya.
(rdh/mea)





