HARIAN.FAJAR.CO.ID, TAKALAR – Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Takalar terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Salah satu upaya yang dilakukan yakni menyiapkan pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi para bendahara KDKMP se-Kabupaten Takalar.
Sebagai langkah awal, Dinas Koperasi Takalar menggelar rapat persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Rabu (4/11/2026). Rapat ini melibatkan seluruh manajer dan bendahara KDKMP dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Takalar.
Pertemuan tersebut bertujuan mematangkan berbagai aspek teknis pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi, sekaligus menyamakan persepsi terkait pentingnya peningkatan kompetensi pengelola koperasi, khususnya dalam bidang administrasi dan pengelolaan keuangan.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Takalar, Syarief H, SE., M.AP., mengatakan, program KDKMP merupakan salah satu program prioritas nasional yang membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh pihak agar dapat berjalan optimal.
Karena itu, pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi berkomitmen menjalankan fungsi pembinaan, pendampingan, serta pengawasan terhadap perkembangan koperasi di wilayah Kabupaten Takalar.
“Perlu kami sampaikan bahwa para manajer Koperasi KDKMP harus tetap menjalin komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan Babinsa maupun pihak Kodim. Hal ini penting karena program KDKMP merupakan bagian dari kebijakan dan arahan Presiden yang harus kita dukung bersama,” ujar Syarief.
Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program KDKMP. Dengan komunikasi yang baik antara pengelola koperasi, pemerintah desa, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya, berbagai kendala di lapangan diharapkan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi.
Selain persoalan koordinasi, Syarief juga mengingatkan seluruh pengelola koperasi agar memperhatikan aspek keanggotaan, khususnya terkait penerapan simpanan pokok dan simpanan wajib.
Menurutnya, seluruh ketentuan mengenai keanggotaan harus berpedoman pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) koperasi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penguatan keanggotaan, lanjutnya, merupakan bagian penting dalam membangun koperasi yang sehat dan berkelanjutan. Sebab, koperasi tidak hanya berorientasi pada kegiatan usaha, tetapi juga mengedepankan prinsip kebersamaan, partisipasi, dan kesejahteraan anggota.
“Yang bisa mendapatkan fasilitas dan pelayanan koperasi secara memadai tentu harus menjadi anggota koperasi. Ini menjadi salah satu opsi untuk mendorong masyarakat agar semakin banyak yang tertarik menjadi anggota koperasi,” terangnya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh manajer dan bendahara KDKMP dapat memahami tugas serta tanggung jawab masing-masing, terutama dalam memastikan administrasi keuangan koperasi berjalan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, posisi bendahara memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan keuangan koperasi. Pengelolaan transaksi, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, penyusunan laporan keuangan, hingga pertanggungjawaban dana harus dilakukan secara cermat dan transparan.
Melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi ini, para bendahara diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan teknis dalam menerapkan sistem pengelolaan keuangan koperasi yang profesional dan sesuai standar kompetensi.
Dengan demikian, keberadaan KDKMP di setiap desa dan kelurahan tidak sekadar memenuhi pembentukan kelembagaan, tetapi benar-benar mampu berkembang menjadi wadah ekonomi masyarakat yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Takalar berharap kegiatan tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola kelembagaan koperasi, meningkatkan kepercayaan anggota, serta mendorong kontribusi KDKMP terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.
Pemerintah Kabupaten Takalar pun berkomitmen terus memberikan pembinaan dan pendampingan agar seluruh KDKMP dapat tumbuh sebagai koperasi yang sehat, profesional, transparan, dan akuntabel. (mgs)





