Dekan Pascasarjana Unhas Raih Sertifikasi Wawasan Kebangsaan dari Unhan RI

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Sukri Palutturi, meraih Sertifikat Kompetensi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dari Lembaga Sertifikasi Person (LSP) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).

Prof. Sukri dinyatakan lulus atau kompeten dalam uji kompetensi Skema Kewiraan, Subskema Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara. Penetapan tersebut tertuang dalam keputusan resmi Ketua LSP Universitas Pertahanan RI.

Uji kompetensi dilaksanakan secara daring pada Kamis, 1 Oktober 2026, melalui mekanisme penilaian langsung dan wawancara. Penilaian mencakup dua bidang utama, yakni wawasan kebangsaan dan bela negara.

Pada bidang wawasan kebangsaan, materi yang diujikan meliputi pemahaman Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika, Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, Kewaspadaan Nasional, serta Identitas dan Integritas Nasional.

Sementara itu, kompetensi bela negara mencakup cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan kepada Pancasila, rela berkorban untuk bangsa dan negara, kemampuan awal bela negara, Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) Abad ke-21, serta kepemimpinan berwawasan bela negara.

Sertifikasi tersebut melengkapi kapasitas akademik dan kepemimpinan Prof. Sukri, khususnya dalam pengembangan kebijakan publik, kepemimpinan, ketahanan sistem kesehatan, dan kolaborasi lintas sektor.

Menurut perspektif kepemimpinan perguruan tinggi, wawasan kebangsaan dan bela negara memiliki relevansi penting dalam membangun tata kelola kelembagaan yang berintegritas serta memperkuat kontribusi pendidikan tinggi terhadap pembangunan nasional.

Hal tersebut juga berkaitan dengan peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kesadaran sosial, dan tanggung jawab kebangsaan.

Dalam bidang kesehatan masyarakat, ketahanan nasional memiliki keterkaitan erat dengan ketahanan kesehatan. Berbagai tantangan multidimensi, seperti pandemi, bencana, perubahan iklim, dan ketimpangan sosial, membutuhkan kepemimpinan yang adaptif serta kolaborasi lintas sektor.

Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara menjadi salah satu landasan nilai dalam membangun kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan ketahanan bangsa.

LSP Universitas Pertahanan RI merupakan lembaga sertifikasi yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). Sertifikasi ini menjadi bentuk pengakuan kompetensi profesional melalui proses penilaian yang terstandar.

Pencapaian tersebut diharapkan dapat memperkuat komitmen pengembangan kapasitas kepemimpinan dan integritas di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus mendorong integrasi nilai-nilai kebangsaan dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Demi Lindungi Buah Hati, Sarwendah Kantongi Surat Keterangan dari Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Asus ROG Strix GS-BE7200X, Wi-Fi 7 Buas Desain Gaming Elite
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Nusron Wahid Akhirnya Datang ke KPK, Penuhi Panggilan terkait Kasus Korupsi ATR/BPN
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
SBY Soroti Dugaan Penyadapan Ilegal, Minta Prabowo Hidupkan Politik Beradab
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BRIN Bakal Uji Coba Inovasi Dumakron untuk Tangani Karhutla, Begini Mekanismenya
• 17 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.