Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, secara resmi menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (4/11) sore. Pertemuan ini bertujuan untuk menyerahkan rekomendasi mengenai calon penerima gelar Pahlawan Nasional tahun 2026 yang disiapkan oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK).
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Fadli Zon membagikan momen kedatangannya ke Istana.
"Saya sebagai Menteri Kebudayaan dan Ketua Dewan GTK tiba di Istana Merdeka untuk menyampaikan usulan kepada Presiden Prabowo Subianto berupa rekomendasi Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan tentang Anugerah Pahlawan Nasional dalam rangka Hari Pahlawan 2026," tulis Fadli.
Ia menjelaskan bahwa daftar nama yang diserahkan merupakan buah dari proses seleksi panjang yang dilakukan secara berjenjang.
Sebelum mencapai tahap akhir di Dewan GTK, usulan tersebut melalui serangkaian penelitian dan pengkajian yang melibatkan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) di level kabupaten, kota, hingga provinsi.
Proses verifikasi kemudian dilanjutkan oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) di bawah naungan Kementerian Sosial.
Setelah melalui tahapan seleksi tersebut, hasil akhirnya kemudian dibahas dan disidangkan oleh Dewan GTK.
"Hasil penelitian dan kajian ini kemudian akan disidangkan oleh Dewan GTK," jelas Fadli.
Langkah ini merupakan bagian dari prosedur resmi pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk memperingati Hari Pahlawan.
Kini, usulan tersebut berada di tangan Presiden Prabowo Subianto untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan negara.
Gelar Pahlawan Nasional sendiri merupakan bentuk penghormatan tertinggi dari pemerintah bagi tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi keberlangsungan serta kemajuan bangsa dan negara. (ant/dpi)




