JAKARTA — Tulisan Nostradamus dari beberapa abad lalu kini telah dikaitkan dengan ramalan mengenai tahun 2027, dengan penafsiran yang memprediksi terjadinya gejolak keuangan, kebakaran hebat, dan pergolakan di luar negeri.
Nostradamus, astrolog asal Prancis yang wafat pada 1566, meninggalkan catatan-catatan samar yang terus ditelaah oleh para pengikutnya demi mencari petunjuk tentang apa yang akan terjadi di masa depan. Selama bertahun-tahun, catatan-catatan ini banyak ditafsirkan, salah satunya mengisyaratkan bahwa tahun depan menghadirkan ancaman, baik terhadap alam maupun sistem yang diandalkan oleh manusia.
Tulisan-tulisan lain disajikan sebagai peringatan akan utang yang terus menumpuk serta krisis keuangan yang berpotensi membawa kehancuran.
Selain itu, ada juga referensi mengenai kekuatan kuno dan sebuah kota yang terletak di lokasi strategis yang dikaitkan dengan titik balik yang melibatkan Iran, demikian dilansir Daily Mail.
Selain prediksi pergolakan politik di Prancis, terdapat pula klaim yang lebih suram bahwa sebuah penemuan yang telah lama dicari mungkin harus dibayar dengan harga yang mematikan.
Perlu ditekankan bahwa Nostradamus tidak pernah secara spesifik menyebut tahun 2027 dalam bagian-bagian tersebut. Pengaitan tahun 2027 dengan catatan Nostradamus ini hanyalah hasil dari interpretasi modern.
Klaim tersebut muncul dalam sebuah analisis yang diterbitkan oleh Sky HISTORY, yang mengkaji apakah bait-bait misterius sang ahli astrologi dapat diterapkan pada tahun mendatang.
Nostradamus menulis lebih dari 900 puisi empat baris, yang dikenal sebagai quatrain, yang diterbitkan dalam kumpulan karya berjudul Centuries.
Para pendukungnya meyakini bahwa ia telah meramalkan berbagai peristiwa, termasuk Kebakaran Besar London, Revolusi Prancis, dan pembunuhan Presiden John F. Kennedy.




