BNPB Sebut Banjir di Aceh Telah Surut

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan penanganan sejumlah bencana alam di Indonesia. Banjir yang melanda beberapa wilayah di Aceh dilaporkan telah surut dan penanganannya selesai. 

“Di Aceh, Pidie Jaya, sudah terselesaikan dengan baik,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton S.P. Panjaitan dalam konferensi pers, Rabu, 4 November 2026.

Baca Juga :

Pemerintah Sebar 9.355 Nakes dan Siapkan 814 Rumah Oksigen Tangani Karhutla
Kondisi banjir di Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat juga surut. Sehingga, penanganannya dinyatakan selesai. Sementara itu, penanganan dampak banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur masih berlangsung.

Berton menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana. Menurut Berton, para petugas dan relawan telah bekerja bahu-membahu membantu masyarakat serta meringankan beban warga terdampak.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan.

Sementara itu, penanganan banjir di Jawa Timur masih terus berlangsung. Meski demikian, jumlah keluarga terdampak banjir yang terjadi pada 2 November tercatat mengalami penurunan menjadi 1.417 kepala keluarga (KK). 

“Sekarang menjadi 1.417 KK dan saat ini juga masih tetap dalam penanganan,” ujar Berton.

Selain banjir, BNPB mencatat kejadian cuaca ekstrem di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut berdampak pada 33 kepala keluarga dan menyebabkan satu fasilitas pendidikan mengalami kerusakan ringan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Brebes telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat, Pemerintah Desa Tegalgandu, serta unsur terkait lainnya. Petugas juga melakukan asesmen, pendataan, dan pemantauan kondisi di lokasi terdampak.

Di Jawa Timur, cuaca ekstrem juga melanda Kabupaten Sumenep. Sebanyak 11 keluarga terdampak dan 11 rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan. BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Sumenep telah melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. 

“Bantuan berupa sembako maupun terpal untuk para korban,” ungkap Berton.

Sementara itu, banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Malang pada 1 November berdampak terhadap 24 keluarga. Bencana tersebut melanda delapan kecamatan, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Penanganan di wilayah tersebut dilakukan BPBD Kabupaten Malang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, pemerintah desa, PMI, Tagana, serta unsur terkait lainnya.

Tim gabungan juga mengerahkan alat berat dan tangki air untuk membersihkan material yang menutup sejumlah ruas jalan sekaligus mendukung pemulihan wilayah terdampak.

“Juga dikirimkan tim, ekskavator, tangki air untuk membersihkan beberapa ruas jalan yang sedang terdampak serta melakukan monitoring wilayah di Gandusari, Tirtoyudo,” ungkap Berton.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SBY Prihatin dengan Kondisi Politik Nasional, Lalu Sampaikan Permintaan kepada Prabowo
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Polresta Karawang Gerebek Pabrik Oli Palsu, 2.653 Botol Berbagai Merek Disita
• 8 jam laludetik.com
thumb
Disiapkan Jadi Pintu Ekspor-Impor di Perbatasan Kalbar, Operasionalisasi TBI Entikong Dikebut
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Bukan Cuma Menabung, Keluarga Juga Perlu Punya Perlindungan Moms!
• 22 jam laluherstory.co.id
thumb
Shin Tae-yong Dikonfirmasi Alami Influenza Tipe A, Tetap Pantau Persija Meski Dirawat di Rumah Sakit
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.