Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas pemerintahan dan koordinasi di Ibu Kota masih berjalan normal. Dia pun membantah kabar yang menyebut Jakarta saat ini berstatus Siaga 1.
Pramono mengaku belum menerima koordinasi maupun pemberitahuan terkait penetapan status tersebut. Menurutnya, jika Jakarta benar-benar berada dalam kondisi Siaga 1, pihak terkait pasti akan lebih dulu berkoordinasi dengannya sebagai gubernur.
Advertisement
“Saya tidak, karena apa pun sebagai gubernur, kalau ada Siaga 1 pasti saya dikoordinasikan,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Dia juga menyinggung rapat koordinasi yang baru saja digelar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta. Menurut Pramono, kegiatan tersebut berlangsung seperti biasa.
“Tapi sampai hari ini enggak ada, wong kita juga rapat baik-baik saja. Jadi saya tidak tidak mendengar itu,” ujar dia.
Dalam rapat tersebut, Pemprov DKI Jakarta membahas sejumlah persiapan, mulai dari antisipasi potensi banjir, penyambutan lima abad Jakarta, hingga upaya membuat Ibu Kota lebih hijau dan sejuk.
Pemprov DKI juga membahas langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem. Hal ini menyusul laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan curah hujan tertinggi terjadi pada Februari 2027.




