SMKN 1 Jeneponto Dibobol Maling, Dua Tab dan Uang Puluhan Juta Raib

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JENEPONTO – Aksi pencurian menyasar SMKN 1 Jeneponto, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Kamis (5/11/2026) dini hari. Akibat kejadian tersebut, sekolah yang berlokasi tepat di samping Stadion Mini Turatea itu kehilangan sejumlah fasilitas dan uang tunai dengan total kerugian ditaksir puluhan juta.

Aksi pelaku terekam kamera CCTV dari sejumlah sudut sekolah. Dalam rekaman tersebut, seorang pria mengenakan sweater hoodie dan membawa ransel terlihat leluasa beraksi di dalam lingkungan sekolah.

Pelaku diduga tidak masuk melalui gerbang utama. Dari salah satu rekaman CCTV, pria tersebut tiba-tiba terlihat sudah berada di dalam kawasan sekolah sebelum berjalan menuju ruang Alfamidi Class yang berada tidak jauh dari pos satpam.

Pada sudut kamera lainnya, pelaku terlihat memanjat pagar besi yang menjadi sekat antara pintu gerbang dan akses menuju kantor serta ruang kelas.

Setelah berhasil melewati pagar, pelaku kembali terekam berjalan dari gedung kelas bertingkat menuju ruang guru sambil menenteng ransel.

Di ruangan guru tersebut pelaku terlihat mematikan kamera CCTV. Wajahnya tidak terlihat jelas karena posisi kepala yang menunduk dan tertutup hoodie.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 1 Jeneponto, Aminah membenarkan peristiwa pencurian tersebut.

Ia menyebutkan, sejumlah barang dan uang milik sekolah raib dibawa pelaku. Total kerugian sementara diperkirakan Rp20 juta.

“Ada dua tab dengan uang. Ada uang masjid, ada uang 3S (Sedekah Seribu Sehari), ada uang celengan, ada uang Rohis (Rohani Islam). Jadi totalnya ada sekitar Rp20 juta,” ungkap Aminah saat dikonfirmasi FAJAR.

Aminah menduga aksi tersebut dilakukan seorang diri berdasarkan rekaman CCTV yang telah diperiksa pihak sekolah. Pelaku juga terlihat menyasar beberapa ruangan.

“Ruangan Kepsek, ruangan guru, BK dengan ruang Alfamidi Class,” tuturnya.

Sementara itu, personel Polres Jeneponto telah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut.

Sebagai langkah antisipasi pascapencurian, pihak SMKN 1 Jeneponto juga memutuskan meliburkan sementara kegiatan pembelajaran pada Kamis (5/11/2026).

Keputusan tersebut disampaikan secara langsung kepada murid dan diumumkan melalui media sosial.

“Besok kembali bersekolah, tadi dipulangkan karena khawatir mengganggu proses olah TKP dan khawatir memberikan dampak psikis ketraumaan pada siswa makanya dipulangkan,” tuturnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Binamu Ipda Subhan saat dikonfirmasi mengaku telah melakukan olah TKP. Namun peristiwa pencurian tersebut dilaporkan secara resmi di Polres Jeneponto.

“Yang kesana itu Ka SPKT sama piket Reskrim, saya dan anggota, LP (Laporan Polisinya) di ataski di Polres,” kata Subhan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LSP Sadap Elite Partai, Demokrat Waspada
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Yayasan Soekarno: Ruang digital adalah geopolitik abad ke-21
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
TNI AL Jelaskan Pengerahan Prajuritnya ke Jakarta: Jaga Stabilitas Keamanan
• 6 jam laludetik.com
thumb
Dukung Kapolri Lakukan Reformasi Menyeluruh Polri
• 4 jam laludetik.com
thumb
Douvikas hattrick, Como 1907 pesta gol 9-1 lawan Lens
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.