Mencuat Isu Jakarta Siaga 1 Usai Pengerahan Prajurit TNI, Pramono Bantah hingga Beberkan Fakta Kondisi DKI

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Belakangan ini mencuat isu DKI Jakarta siaga 1 usai pengerahan prajurit TNI di media sosial. Sontak hal ini langsung dibantah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hingga beberkan fakta kondisi DKI Jakarta.

Bahkan Pramono mengaku belum menerima informasi mengenai penetapan status siaga 1 Jakarta.

Baca Juga :
Tak Hanya Benahi Tanah Abang, Pramono akan Atasi Persoalan Premanisme, Parkir Liar hingga Peredaran Obat
Ricuh Perayaan Maulid di Aceh Hingga Tewaskan 1 Warga dan 19 Luka, Ini Penjelasan Lengkap TNI

"Saya tidak, karena apa pun sebagai gubernur, kalau ada siaga satu pasti saya dikoordinasikan," kata Pramono usai menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Pramono mengatakan hingga saat ini belum ada koordinasi terkait status siaga 1 Jakarta. Bahkan Mantan Seskab itu beberkan kondisi terkini aktivitas pemerintahan DKI yang masih berjalan normal.

"Tapi sampai hari ini nggak ada, wong kita juga rapat baik-baik saja. Jadi saya tidak mendengar itu," ujarnya.

Untuk diketahui, TNI sudah menjelaskan soal kabar pengerahan prajurit dalam jumlah besar ke DKI Jakarta.

Pengerahan pasukan tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan tugas negara dan menjaga kesatuan Republik Indonesia.

"Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yang berlaku," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas, dilansir Antara, Rabu (4/11/2026).

Namun, tidak dijelaskan secara detail maksud dari pengerahan pasukan TNI tersebut. Nas tidak menjelaskan secara rinci berapa personel yang dikerahkan ke Ibu Kota.

Sementara itu, NAS juga sempat ditanya soal dugaan pengerahan personel untuk mengantisipasi aksi demonstrasi dalam waktu dekat. Namun, Nas tidak merespons terkait hal tersebut.

Beredar kabar bahwa personel dari tiga matra TNI dalam jumlah besar dikerahkan ke Jakarta. Salah satu matra TNI yang mengerahkan pasukan adalah TNI AL.

Kemudian TNI AL mengonfirmasi pengerahan prajuritnya ke Jakarta. TNI AL mengatakan pengerahan pasukan itu untuk menjaga stabilitas keamanan dan latihan militer.

"Kami sampaikan bahwa informasi tentang pengerahan personil TNI AL tersebut adalah benar. Pengerahan personil tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan tugas negara dan menjaga stabilitas keamanan Republik Indonesia," kata Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul, dalam keterangannya, Kamis (5/11/ 2026).

Baca Juga :
Soal Pengerahan Prajurit dalam Jumlah Besar ke Jakarta, TNI AL: Untuk Melindungi Seluruh Rakyat
Kodam Jaya Buka-bukaan soal Prajurit TNI dalam Jumlah Besar yang Dikerahkan ke Jakarta
Pengerahan Pasukan TNI ke Jakarta, Menko Yusril Gambarkan Situasi Keamanan Ibu Kota: Biasa Saja

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SEA Games 2027 Tanpa Triathlon, Indonesia Terancam Kehilangan Salah Satu Lumbung Emas
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
IHSG Menggila di Awal Perdagangan, Sempat Tembus 5.039 dengan 402 Saham Menguat
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Kasus Infeksi Berkelompok di Tiongkok Melonjak Tajam, Pelaku Usaha Pemakaman: Lebih Mengerikan daripada Masa Pandemi
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Dituding Pakai Foto Dumatno, Jokowi: Untuk Apa Dipasang Fotonya?
• 7 jam lalucumicumi.com
thumb
Identitas 2 Prajurit TNI AD Gugur dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Seruyan
• 22 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.