Prabowo ingin bangun Museum Agung Nasional di Monas

antaranews.com
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menginginkan pembangunan Museum Agung Nasional (Grand National Museum) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, sebagai pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi bagi masyarakat.

"Setelah selesainya revitalisasi Galeri Nasional dan Museum Gajah, Bapak Presiden ingin Indonesia memiliki museum berskala besar yang menjadi pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi, khususnya bagi para pelajar dan generasi muda," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Jakarta, Kamis malam.

Pembangunan itu merupakan kelanjutan setelah rampungnya revitalisasi Galeri Nasional di Jalan Medan Merdeka Timur, dan Museum Nasional Indonesia/Museum Gajah di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Teddy mengatakan arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.

Baca juga: Menbud resmikan Museum Keris Indonesia usai revitalisasi

Rapat tersebut juga dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin. Selain pembangunan Museum Agung Nasional, pertemuan itu membahas revitalisasi kawasan Monas dan Stasiun Gambir serta pembangunan jaringan rel kereta api di Pulau Bali.

Menurut Teddy, pembangunan museum dan revitalisasi kawasan Monas bertujuan menjadikan kawasan tersebut lebih nyaman dan indah, sekaligus memperkuat nilai sejarah dan edukasi bagi masyarakat yang berkunjung.

Presiden juga menginginkan peningkatan fasilitas publik melalui program revitalisasi tidak hanya menghasilkan layanan yang lebih baik, tetapi juga menjadi kebanggaan nasional.

"Bapak Presiden berkeinginan agar revitalisasi kawasan Monas, Stasiun Gambir, dan pembangunan Grand Museum, serta pengembangan layanan kereta api di Bali tidak hanya menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik, tetapi juga menjadi kebanggaan nasional," ujar Teddy.

Baca juga: Menbud resmikan Galeri Prajnaparamita, hadirkan "Mona Lisa dari Jawa"

Baca juga: Galeri Nasional direvitalisasi jadi etalase jejak seni rupa Indonesia




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Reaksi Kepala BIN soal Penyadapan Listyo Cs Dikaitkan dengan Jokowi
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Reaksi Kepala BIN soal Penyadapan Listyo Cs Dikaitkan dengan Jokowi
• 4 jam laluokezone.com
thumb
KPK Sita Uang Rp 2 Miliar dari Bobby Rasyidin Terkait Korupsi Digitalisasi SPBU
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Wamendag Dyah Roro: Kerja Sama D-8 Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
DOOH Caplok INET, Nilai Transaksi Capai Rp2 Triliun
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.