Kendari: TNI mengerahkan pesawat Hercules C-130 dengan nomor registrasi A-1340 untuk menangani bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu, 4 November 2026. Pesawat tersebut membawa logistik operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mendatangkan hujan buatan.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal TNI Muhammad Nas menjelaskan pesawat angkut itu berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, membawa 12 ton garam (natrium klorida/NaCl).
"Pengiriman dilakukan dalam satu sortie penerbangan," kata Nas dilansir dari Antara, Jumat, 6 November 2026.
Baca Juga :
Bantu Warga Kekeringan, Polri Bangun Sumur Bor di Kendari
Setibanya di Kendari, NaCl diangkut menggunakan pesawat TNI AU atau BNPB untuk disemai di wilayah karhutla. Penyemaian ini diharapkan memicu pembentukan hujan buatan.
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Foto: Antara.
Upaya OMC ini akan terus dilakukan hingga karhutla padam. Pihaknya juga akan terus menyiagakan pesawat angkutnya untuk kebutuhan OMC sesuai permintaan instansi terkait.
"Komitmen ini merupakan wujud dukungan TNI dalam membantu upaya penanggulangan karhutla, mengurangi risiko meluasnya kebakaran, serta melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kabut asap," ujar Nas.




