Berdasarkan laporan yang dihimpun APPI, persoalan tunggakan gaji masih terjadi di berbagai level kompetisi sepak bola nasional. Organisasi yang mewakili kepentingan pesepakbola profesional tersebut mencatat tujuh klub masih memiliki tunggakan terhadap 114 pemain dengan nilai mencapai hampir Rp5 miliar.
"Berdasarkan data dan laporan yang dihimpun APPI hingga tanggal rilis ini, tercatat 7 klub masih memiliki tunggakan terhadap 114 pemain, dengan total nilai mencapai hampir Rp5 miliar," demikian pernyataan APPI.
Persija dan PSM Masuk Daftar Klub Bermasalah
Dari kompetisi Super League, Persija Jakarta dan PSM Makassar menjadi dua klub yang tercatat masih memiliki persoalan pembayaran gaji pemain. Secara keseluruhan, terdapat lima pemain dari kedua klub tersebut yang belum memperoleh haknya secara penuh.
Baca Juga :
Shin Tae-yong Minta Persija Tak Lengah Hadapi PersebayaPSM Makassar menjadi klub dengan persoalan yang lebih banyak. Empat pemain tercatat masih memiliki masalah pembayaran gaji dengan manajemen Juku Eja.
Manajemen PSM disebut belum melaksanakan dua putusan National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia atau badan penyelesaian sengketa nasional serta satu putusan Dispute Resolution Chamber (DRC) FIFA atau badan penyelesaian sengketa FIFA. Sementara itu, satu pemain lainnya masih berada dalam tahap korespondensi dengan pihak klub.
Di sisi lain, Persija Jakarta juga masih memiliki persoalan pembayaran hak pemain. APPI mencatat satu pemain Macan Kemayoran masih dalam proses korespondensi dengan pihak klub terkait haknya yang belum dilunasi.
Tunggakan Gaji Juga Terjadi di Championship dan Liga Nusantara
Persoalan tunggakan gaji tidak hanya ditemukan di kompetisi kasta tertinggi. Pada Championship atau kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia, APPI mencatat empat klub masih memiliki kewajiban pembayaran kepada pemain.
Baca Juga :
Risto Vidakovic Ungkap Penyebab Kekalahan PSIM dari Dewa UnitedKeempat klub tersebut adalah Persiku Kudus, PSBS Biak, PSIS Semarang, dan PSMS Medan. Secara keseluruhan, terdapat 51 pemain yang terdampak persoalan pembayaran gaji di kompetisi tersebut.
Masalah serupa juga terjadi di Liga Nusantara. APPI mencatat sebanyak 114 pemain belum menerima pembayaran gaji dari klub masing-masing.
Persikota Tangerang menjadi klub dengan jumlah pemain terdampak terbanyak di kompetisi tersebut, yakni 11 pemain. Sementara itu, Sriwijaya FC menyusul dengan tujuh pemain yang masih memiliki persoalan pembayaran hak.
Selain kompetisi profesional, sejumlah klub Liga 4 juga masuk dalam daftar klub yang masih memiliki kewajiban finansial kepada pemainnya.
Melalui publikasi daftar klub bermasalah tersebut, persoalan pemenuhan hak pemain kembali menjadi perhatian dalam sepak bola Indonesia.
Tunggakan gaji yang masih ditemukan di berbagai kasta kompetisi menunjukkan pentingnya tanggung jawab klub dalam memenuhi kewajiban sesuai kontrak yang telah disepakati.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin APPI Bongkar 24 Klub Penunggak Gaji, Persija dan PSM Ikut Terseret Klik untuk baca: https://www.medcom.id/olahraga/liga-indonesia/GNGGnjvN-appi-bongkar-24-klub-penunggak-gaji-persija-dan-psm-ikut-terseret
(ASM)





