Cristiano Ronaldo mengumumkan keputusan pensiun dari panggung sepak bola internasional bersama tim nasional Portugal pada Kamis waktu setempat. Langkah penyerang veteran berusia 41 tahun ini resmi menyudahi pengabdian panjangnya selama 23 tahun membela panji negaranya di level tertinggi.
Dikutip dari laporan ESPN, pengumuman ini datang menyusul adanya perselisihan terbuka antara sang kapten dan pelatih anyar Jorge Jesus terkait menit bermain. Ronaldo memutuskan undur diri tepat satu hari sebelum federasi mengumumkan daftar pemain untuk kompetisi UEFA Nations League mendatang.
Konflik Menit Bermain dan Sanksi DisiplinPerselisihan antara sang megabintang dan juru taktik tim nasional bermula dari ketidakpuasan mendalam mengenai jatah waktu bermain. Situasi ruang ganti kian memanas setelah sang kapten memilih meninggalkan pemusatan latihan tim nasional pada jeda internasional sebelumnya.
Federasi Sepak Bola Portugal kemudian menjatuhkan hukuman larangan bertanding selama 30 hari kepada kapten tim akibat tindakan indisipliner tersebut. Sanksi ini dijatuhkan lantaran penyerang Al Nassr itu sempat menjadi pemain cadangan tak terpakai saat melawan Norwegia, sebuah catatan perdana baginya dalam 18 tahun terakhir.
Ronaldo sempat menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rekan setimnya atas keputusan meninggalkan kamp latihan tersebut. Kendati demikian, ia menolak meminta maaf kepada Jorge Jesus yang dituding telah mengingkari janji terkait perannya di dalam tim.
Salam Perpisahan Emosional Sang Ikon Nomor TujuhPemain yang identik dengan nomor punggung tujuh itu membagikan pesan perpisahan emosional melalui unggahan video di media sosial pribadinya. Ia menegaskan bahwa kostum keramat yang telah dipakainya selama puluhan tahun merupakan simbol kebanggaan milik seluruh masyarakat negaranya.
“Bagi rakyat Portugal, hari ini telah tiba waktunya untuk mengembalikan kostum nomor tujuh tim nasional yang merupakan milik kita bersama,” tutur Ronaldo dalam pernyataan resminya. Ia menegaskan bahwa ketetapan berat ini lahir bukan hanya lewat pertimbangan logika, melainkan juga melalui pergulatan kata hatinya.
Sang kapten juga menuturkan bahwa warisan terbesarnya di lapangan hijau melampaui rentetan rekor maupun piala kejuaraan. Baginya, sepak bola adalah sarana pemersatu yang mampu merangkul jutaan masyarakat perantau agar selalu merasa dekat dengan tanah kelahiran mereka.
Warisan Emas dan Target Seribu GolFederasi Sepak Bola Portugal menyampaikan rasa hormat dan apresiasi tertinggi atas dedikasi luar biasa sang legenda selama dua dekade lebih. Otoritas sepak bola negara tersebut menilai kepemimpinan sang bintang telah menorehkan tinta emas yang mustahil terhapus dari sejarah olahraga dunia.
“Cristiano Ronaldo telah mengangkat martabat Portugal dan menjadi inspirasi bagi generasi muda yang bermimpi mengikuti jejak langkahnya,” tulis federasi dalam rilis resminya. Pihak federasi juga berencana menyelenggarakan agenda penghormatan khusus bagi sang kapten di hadapan publik sepak bola nasional dalam waktu dekat.
Kendati resmi mengakhiri masa baktinya di pentas internasional dengan rekor 146 gol dari 234 pertandingan, Ronaldo tetap melanjutkan kiprahnya di level klub. Penyerang legendaris tersebut kini mengalihkan seluruh konsentrasinya untuk menggenapkan torehan 1.000 gol dalam karier profesionalnya.





