Samarinda, VIVA - Borneo FC akan menjamu PSM Makassar dalam lanjutan pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu, (7/11/2026). Kedua tim sama-sama memburu kemenangan untuk bangkit setelah menelan kekalahan pada pertandingan sebelumnya.
Borneo FC memiliki keuntungan karena tampil di hadapan pendukung sendiri. Meski demikian, Pesut Etam dipastikan tidak mendapatkan dukungan langsung dari Pusamania setelah kepolisian setempat tidak memberikan rekomendasi pertandingan dengan kehadiran penonton.
Kedua kesebelasan juga memiliki modal yang relatif berimbang jika melihat posisi di klasemen sementara. PSM Makassar menempati peringkat ke-11 dengan sembilan poin, sedangkan Borneo FC berada di posisi ke-13 dengan koleksi angka yang sama.
Pada pertandingan sebelumnya, Borneo FC harus mengakui keunggulan PSIM dengan skor 1-2. Sementara itu, PSM Makassar secara mengejutkan kalah 0-1 dari Madura United di kandang sendiri.
Borneo FC memiliki sejumlah pemain muda yang bisa menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Amar Brkic, Dandy Sonriza, dan Hugo Samir tengah menunjukkan produktivitas setelah masing-masing mencetak satu gol.
Selain ketajaman para pemain mudanya, keberadaan Juan Villa di lini tengah juga menjadi salah satu kekuatan tuan rumah. Aliran bola dari gelandang tersebut diharapkan mampu membantu Borneo FC membongkar pertahanan PSM Makassar.
Namun, PSM Makassar bukan tanpa peluang. Tim asuhan Darije Kalezic tentu memiliki motivasi untuk mencuri poin sekaligus mengakhiri tren negatif setelah kekalahan dari Madura United.
Kendati demikian, tim berjuluk Juku Eja itu menghadapi persoalan komposisi pemain. Agung Mannan harus absen karena hukuman kartu merah, sementara Sergio Aguero, Luca Cumic, dan Kaka Amrullah menepi akibat cedera.
Absennya Sergio Aguero membuat Navarone Foor dipersiapkan untuk memperkuat sektor tengah PSM. Gelandang berdarah Toraja tersebut diharapkan mampu mengimbangi permainan Juan Villa sekaligus menjaga keseimbangan tim.
Di lini depan, PSM akan mengandalkan Lars Veldwijk dan Luka Bulatovic. Keduanya dituntut lebih efektif dalam memaksimalkan peluang agar Juku Eja memiliki ancaman lebih besar di depan gawang tuan rumah.
Melihat kondisi kedua tim, Borneo FC sedikit lebih diunggulkan untuk mengamankan kemenangan. Keuntungan bermain di kandang dan produktivitas sejumlah pemain mudanya menjadi modal penting bagi Pesut Etam.





