20,84 Juta Warga Ikuti CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengintegrasikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Dokter Spesialis Keliling (Speling) untuk memperluas akses layanan kesehatan hingga desa.

Kolaborasi kedua program ini memungkinkan masyarakat menjalani pemeriksaan kesehatan sekaligus memperoleh layanan dokter spesialis tanpa harus jauh-jauh ke rumah sakit.

BACA JUGA: Sukses Jadikan Solo Raya Percontohan Aglomerasi, Ahmad Luthfi Raih Agglomeration Leadership Award

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Tengah, hingga 31 Oktober 2026 sebanyak 20,84 juta warga Jawa Tengah telah terjangkau program CKG.

BACA JUGA: Menjelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Gubernur Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha

Sementara itu, hingga 2 November 2026, program Speling telah dilaksanakan 1.857 kali di 1.603 desa dan kelurahan, dengan sasaran 133.132 orang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan terus mendorong perluasan program CKG dan Speling untuk meningkatkan deteksi dini penyakit hingga tingkat desa.

BACA JUGA: Pemprov Jateng Perkuat Swasembada Pangan dari Hulu ke Hilir

Integrasi kedua program tersebut memungkinkan dokter spesialis memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di desa, mulai dari pemeriksaan TBC, kesehatan anak, kesehatan jiwa, hingga berbagai penyakit lainnya.

“Dokter itu turun ke bawah untuk mengobati masyarakat di desa. Para warga (dapat pelayanan kesehatan) gratis,” kata Luthfi di sela-sela mengikuti acara Immunity Run & Walk dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Kota Semarang pada Sabtu 7 Nobember 2026.

Melalui deteksi dini, lanjut dia, dapat membantu mengidentifikasi risiko kesehatan ibu hamil maupun indikasi TBC. Jika ditemukan dugaan TBC, petugas kesehatan segera melakukan penelusuran kontak atau tracing dan pengobatan melalui puskesmas, dengan pengawasan dinas kesehatan kabupaten/kota.

Selain memperluas pemeriksaan kesehatan, Luthfi mengajak masyarakat membiasakan aktivitas fisik sebagai upaya pencegahan penyakit. Hal itu sebagaimana diwujudkan melalui kegiatan Fun Run 6,2 kilometer dan Fun Walk 3 kilometer di Kota Semarang hari ini.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Zulfachmi Wahab, mengungkapkan angka kematian ibu dan bayi di Jawa Tengah turun hampir 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, penurunan tersebut berkat penguatan program CKG yang dipadukan dengan Speling, sehingga penyakit atau kondisi berisiko pada ibu hamil dapat diketahui dan ditangani lebih awal.

Dia menambahkan peringatan HKN ke-62 juga diisi berbagai pelayanan kesehatan lintas sektor, mulai dari pemeriksaan penyakit dalam, deteksi dini kanker hati dan hepatitis, kesehatan paru, pemeriksaan mata, hingga edukasi pertolongan pertama dalam kondisi kegawatdaruratan.

“Kita ada kegiatan yang melibatkan lintas sektor. Tujuannya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana cara hidup sehat, sesuai dengan tema HKN pada tahun ini, yaitu Sehat untuk Semua,” katanya.(jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Periksa Adik Eks Kepala BNPB, KPK Dalami Modus Bagi-bagi Proyek Pakai DSP
• 23 jam laludetik.com
thumb
Harga Emas Dunia Tertekan di Bawah Bayang Penguatan Dolar AS
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jalan Tergenang Air di Medan Akan Diperbaiki pada 2027, Termasuk Jl Letda Sujono
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Persilakan Komnas HAM Selidiki Penembakan di Pidie
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Bank Prancis Diretas, Hacker Gasak Rp14,18 Triliun!
• 20 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.