Joshua Buatsi dan Willy Hutchinson Lolos Timbang Badan, Siap Berebut Gelar Juara Dunia Interim WBC di Manchester

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Dua petinju kelas berat ringan, Joshua Buatsi dan Willy Hutchinson, dinyatakan lolos penimbangan berat badan menjelang pertandingan ulang perebutan gelar juara dunia sementara (interim) World Boxing Council (WBC) yang dijadwalkan berlangsung di AO Arena, Manchester, Inggris, pada Minggu (8/11/2026) WIB.

WBC memastikan kedua petinju memenuhi ketentuan batas berat badan kelas berat ringan yang ditetapkan maksimal 175 pon atau sekitar 79,3 kilogram.

"Buatsi memiliki berat 174,9 pon dan Hutchinson 174,5 pon, keduanya di bawah batas 175 pon," demikian keterangan WBC melalui laman resminya yang dipantau di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

Hasil penimbangan tersebut memastikan Buatsi dan Hutchinson dapat melanjutkan persiapan menuju pertandingan perebutan sabuk juara dunia sementara WBC.

Pertarungan di Manchester akan menjadi pertemuan kedua mereka setelah sebelumnya berhadapan dalam pertandingan sengit di Stadion Wembley, London, pada September 2024.

Buatsi datang dengan modal kemenangan dalam pertemuan pertama, sedangkan Hutchinson berkesempatan membalas kekalahan sekaligus memperebutkan sabuk juara WBC.

Buatsi Pernah Kalahkan Hutchinson Lewat Keputusan Terbelah pada 2024

Joshua Buatsi dan Willy Hutchinson pertama kali bertemu pada 21 September 2024 dalam pertandingan yang berlangsung selama 12 ronde di Stadion Wembley, London.

Dalam pertarungan tersebut, Buatsi berhasil menjatuhkan Hutchinson pada ronde keenam dan kesembilan.

Meski sempat dua kali terjatuh, Hutchinson mampu melanjutkan pertandingan hingga ronde terakhir dan memberikan perlawanan kepada Buatsi.

Pertarungan kemudian berakhir dengan kemenangan Buatsi melalui keputusan terbelah atau split decision dari tiga juri.

Dua juri memberikan kemenangan kepada Buatsi dengan skor 117–108 dan 115–110, sedangkan satu juri lainnya memenangkan Hutchinson dengan skor 113–112.

Hasil tersebut menjadi kemenangan penting bagi Buatsi dalam persaingan kelas berat ringan sekaligus meninggalkan peluang pertandingan ulang bagi Hutchinson.

Kini, kedua petinju kembali dipertemukan dengan taruhan lebih besar berupa gelar juara dunia sementara WBC.

Buatsi akan berusaha mempertahankan keunggulannya atas Hutchinson, sementara petinju asal Skotlandia tersebut membidik hasil berbeda dari pertemuan sebelumnya.

Joshua Buatsi Incar Gelar Dunia WBC Pertama dengan Rekor 20 Kemenangan

Joshua Buatsi merupakan petinju kelahiran Ghana yang mewakili Britania Raya dalam karier tinju profesionalnya.

Menjelang pertandingan di Manchester, Buatsi memiliki catatan 20 kemenangan, termasuk 13 kemenangan melalui knockout (KO), serta satu kekalahan.

Petinju tersebut berpeluang menambah catatan kemenangannya sekaligus meraih gelar juara dunia WBC pertamanya apabila berhasil mengalahkan Hutchinson.

Modal kemenangan pada pertemuan sebelumnya menjadi salah satu catatan penting menjelang pertandingan ulang kedua petinju.

Namun, Buatsi tetap harus menghadapi Hutchinson yang memiliki pengalaman bertanding dalam perebutan sejumlah gelar WBC.

Pertarungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Buatsi untuk kembali membuktikan kemampuannya menghadapi lawan yang pernah dikalahkannya melalui keputusan juri.

Willy Hutchinson Bidik Balas Kekalahan dan Rebut Sabuk Hijau Emas WBC

Sementara itu, Willy Hutchinson memasuki pertandingan ulang dengan rekor 20 kemenangan, termasuk 14 kemenangan KO, serta dua kekalahan.

Petinju asal Skotlandia tersebut sebelumnya telah memiliki pengalaman meraih gelar dalam kompetisi yang berada di bawah naungan WBC.

Pada 2023, Hutchinson berhasil merebut gelar WBC International kelas berat ringan.

Ia kemudian menambah pencapaiannya dengan memenangkan gelar WBC Silver kelas berat ringan setelah mengalahkan Craig Richards dalam pertandingan di Arab Saudi.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan karier Hutchinson sebelum kembali menghadapi Buatsi dalam perebutan gelar dunia sementara.

Pertandingan di Manchester memberikan kesempatan bagi Hutchinson untuk membalas kekalahan pada 2024 sekaligus merebut sabuk Hijau dan Emas yang menjadi simbol gelar juara WBC.

Kedua petinju telah memenuhi persyaratan berat badan dan dijadwalkan naik ring di AO Arena, Manchester, pada Minggu (8/11/2026) WIB.

Duel ulang Buatsi melawan Hutchinson akan menentukan pemegang gelar juara dunia sementara WBC kelas berat ringan setelah keduanya menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan Buatsi pada pertemuan pertama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Pengedar Narkoba Ditangkap Polres Simalungun, Pamasok Diburu
• 1 jam lalumediaapakabar.com
thumb
PSIM Yogyakarta Kalah Dramatis 1-2 dari Dewa United, Risto Vidakovic Soroti Hilangnya Konsentrasi Pemain
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Membedah Kinerja Keuangan ANDA, Calon Emiten Energi Pertama yang Mau IPO di 2026
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kejutan Pekan Liga Champions dari Como hingga Kebangkitan Manchester United
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Mendadak! Borneo FC vs PSM Tanpa Penonton
• 23 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.