Usai Rebut Satu Angka di Kandang Borneo FC, PSM Makassar Bersiap Jamu Persija Jakarta di GBH

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PSM Makassar langsung mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya setelah membawa pulang satu poin dari markas Borneo FC.

Juku Eja dijadwalkan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare, pada pekan ke-10 Super League 2026/2027.

Hasil imbang 1-1 kontra Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (7/11/2026), menjadi modal sekaligus bahan evaluasi bagi tim asuhan Darije Kalezic.

PSM menunjukkan daya juang luar biasa dalam pertandingan tersebut. Bahkan, Pasukan Ramang mampu mempertahankan hasil imbang meski harus menyelesaikan laga dengan sembilan pemain.

Dua penggawa PSM, Mufli Hidayat dan Stefan Jevtoski, harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah diganjar kartu merah oleh wasit M Erfan Effendi.

Mufli lebih dahulu diusir pada menit ke-66 setelah menanduk Hugo Samir. Keputusan tersebut diambil setelah wasit meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR).

Situasi semakin sulit setelah Stefan Jevtoski juga menerima kartu merah. Pemain asal Makedonia Utara itu diusir setelah menanduk bek Borneo FC, Iago Mendonca.

Meski kekurangan dua pemain, PSM tetap mampu menjaga keseimbangan permainan dan membawa pulang satu poin dari Samarinda.

Hasil tersebut membuat Juku Eja mengoleksi 10 poin di klasemen sementara. Kini, mereka harus segera memulihkan kondisi pemain sebelum menghadapi tantangan berikutnya.

Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya. Ia menilai para pemain memperlihatkan mentalitas dan semangat juang luar biasa ketika berada dalam situasi sulit.

“Bahkan setelah kartu merah kedua, situasi di lapangan benar-benar seperti sebuah peperangan,” ujarnya dalam konferensi pers seusai pertandingan, Sabtu (7/11/2026).

“Kita harus berjuang dengan sembilan pemain dan saya bisa bilang bahwa pemain menunjukkan kemauan luar biasa untuk berjuang, semangat juang Ewako yang luar biasa,” tambahnya.

Darije juga menilai PSM sebenarnya mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan tuan rumah.

“Kami mengendalikan jalannya pertandingan dan berkat kendali tersebut, kami menjadi tim yang lebih berbahaya dengan menciptakan jauh lebih banyak peluang,” tuturnya.

Kini, perhatian Darije dan tim pelatih tertuju pada Persija Jakarta. PSM membutuhkan persiapan matang untuk menghadapi Macan Kemayoran, terlebih mereka harus mengevaluasi kondisi pemain setelah pertandingan yang menguras tenaga dan kehilangan dua pemain akibat kartu merah.

Selain pemulihan fisik, absennya Mufli Hidayat dan Stefan Jevtoski akibat sanksi kartu merah juga menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih dalam menyusun komposisi pemain.

PSM tentu berharap dukungan suporter di Stadion Gelora BJ Habibie dapat menjadi tambahan motivasi untuk kembali meraih hasil maksimal di kandang sendiri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap Tersangka Baru Pembakaran Tempat Usaha di Sukoharjo
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tesla Ingin Uji Coba Kendaraan Tanpa Pengemudi di Australia pada 2027, Ini Alasannya
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
MilkLife Kickers Finis Runner-up di Singa Cup 2026 Girls U14
• 9 jam lalubola.com
thumb
Iran sebut dua tanker terbakar di Selat Hormuz, satu drone digagalkan
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Suket Gibran Dibatalkan MA, Begini Respons KPU
• 9 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.