Trump Tawarkan Posisi Sekretaris Pers Gedung Putih ke Sejumlah Atlet Bela Diri dari UFC

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Presiden AS Donald Trump secara terbuka menawarkan posisi sekretaris pers Gedung Putih kepada eksekutif Ultimate Fighting Championship (UFC), Dana White.

Trump Tawarkan Posisi Sekretaris Pers Gedung Putih ke Sejumlah Atlet Bela Diri dari UFC (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Presiden AS Donald Trump secara terbuka menawarkan posisi sekretaris pers Gedung Putih kepada eksekutif Ultimate Fighting Championship (UFC), Dana White.

Dilansir dari laman Investing Minggu (8/11/2026), elalui platform Truth Social miliknya, Trump melangkahi jalur kepegawaian  untuk mengumumkan perombakan mendadak di bidang komunikasi.

Baca Juga:
Intip Perkiraan Cuaca Hari Ini untuk Wilayah DKI Jakarta

"Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Dana White yang hebat (seorang petarung dan pejuang yang tangguh) telah ditawari posisi sebagai Sekretaris Pers Amerika Serikat," tulis Trump, seraya menutup pengumuman tersebut dengan permohonan langsung: "Dana, tolong terima pekerjaan ini!"

Sebagai bagian dari tawaran terbuka itu, Trump meminta White untuk membawa sejumlah atlet seni bela diri campuran (MMA) ternama ke dalam pemerintahannya guna menjabat sebagai asisten komunikasi.

Baca Juga:
Jaga Ketersediaan Bahan Pakan Ternak, Mentan Siapkan Sistem Baru

Sang presiden secara khusus menyebut nama-nama juara UFC, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun, yakni Islam Makhachev, Khabib Nurmagomedov, Justin Gaethje, Daniel Cormier, Amanda Nunes, dan Kayla Harrison.

Menyadari bahwa beberapa petarung yang ia minta merupakan warga negara asing, Trump menulis bahwa kehadiran mereka di cabang eksekutif diperlukan untuk "membela kita dari kelompok Kiri yang gila."

Baca Juga:
11 UUS Asuransi Spin Off Lewat Pendirian Perusahaan Baru

Trump juga menjanjikan kepada para pendukungnya bahwa White akan menjadi "Sekretaris Pers yang tiada duanya."

Upaya untuk merangkul White secara terbuka ini dilakukan setelah Trump secara mendadak memecat sekretaris pers sebelumnya, Katie Zacharia, pada 16 Oktober. Pemberhentian yang dilakukan tanpa seremoni tersebut tercatat sebagai salah satu masa jabatan tersingkat bagi seorang pejabat komunikasi senior dalam sejarah kepresidenan modern.

Baca Juga:
Jelang Haji 2027, Arab Saudi Gelar Pelatihan Perdana Bagi Pengelola dari Negara Pengirim Jamaah

Zacharia ditunjuk untuk menempati posisi tersebut pada 9 Oktober 2026 dan secara resmi mulai bekerja pada 12 Oktober. Ia sempat mengadakan konferensi pers pertamanya (sekaligus satu-satunya) yang hanya berlangsung selama 14 menit pada 13 Oktober, sebelum akhirnya diberhentikan tiga hari kemudian.

Kepala Staf Baru

Trump melakukan perombakan besar-besaran menyusul kekalahan telak dalam pemilihan paruh waktu, dengan menunjuk Stephen Miller.(tokoh perancang kebijakan imigrasi) sebagai Kepala Staf Gedung Putih.

Dalam perombakan staf besar-besaran pertamanya sejak Partai Demokrat meraih kemenangan telak di Kongres, Trump mengumumkan melalui platform Truth Social bahwa Miller akan menggantikan Kepala Staf saat ini, Susie Wiles, mulai Senin, 9 November 2026. 

Trump menulis bahwa Wiles akan beralih ke "Operasi Politik Trump" (Trump Political Operation) dan menyampaikan terima kasih atas pengabdiannya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa Kucing Suka Menjatuhkan Barang?
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Tergiur Gaji Rp40 Juta, Pria Tulungagung Nyaris Jadi Tentara Bayaran Rusia
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Cinta Laura Bagikan Kiat Bangun Startup, Tekankan Pentingnya Pengalaman Kerja Sebelum Jadi Bos
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bareskrim Jawab Isu 2 Eks Kapolri Terseret Kasus Penyadapan Presiden
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Suket Gibran Dibatalkan MA, Begini Respons KPU
• 21 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.