3.750 Peserta Ikuti Woman Warrior Run 2026, Bantu Operasi Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Sebanyak 3.750 perempuan dan anak mengikuti kegiatan lari Woman Warrior Run (WWR) 2026 yang digelar di kawasan Universitas Ciputra, CitraLand Surabaya, Minggu (8/11/2026). Selain mengajak perempuan berolahraga, kegiatan ini juga menggalang donasi untuk membantu pengobatan anak-anak dengan penyakit jantung bawaan.

Memasuki penyelenggaraan ketujuh ini, WWR 2026 mengusung tema Heart to Heart dengan menggandeng Yayasan Jantung Kecil Indonesia untuk memfasilitasi pengobatan hingga operasi jantung bagi anak-anak yang membutuhkan.

Citra Dewi Gunawan Ketua Panitia Pelaksana WWR 2026 mengatakan, kolaborasi itu telah membantu lebih dari 120 anak mendapatkan akses pengobatan selama tujuh tahun penyelenggaraan acara.

“Dari awal kita diadakannya WWR ini sudah 120-an anak yang sudah diberangkatkan,” kata Citra kepada suarasurabaya.net, Minggu (8/11/2026).

Menurut Citra, bantuan pengobatan itu akan terus berlanjut karena masih banyak anak dengan penyakit jantung bawaan yang membutuhkan penanganan medis.

Sebelum diberangkatkan ke luar negeri untuk menjalani operasi, setiap anak terlebih dahulu melalui proses pemeriksaan kesehatan atau skrining oleh dokter.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi jantung anak, peluang keberhasilan tindakan medis, serta risiko pengobatan yang akan dijalani.

Selain pemeriksaan medis, pihak penyelenggara bersama Yayasan Jantung Kecil Indonesia juga melakukan pengecekan latar belakang keluarga calon penerima bantuan.

“Untuk memberangkatkan satu anak itu kita butuh yang namanya skrining, terus kita akan checking lagi background dari keluarganya, sebelum kita decide (putuskan) anak yang mana yang akan diberangkatkan dan diberi pertolongan,” jelasnya.

Setelah proses skrining selesai, anak-anak yang memenuhi kriteria akan diberangkatkan secara berkelompok untuk menjalani operasi jantung di India.

“Biasanya skrining kira-kira sudah terkumpul sekitar 7, 8 sampai 10 anak, ketika sudah possible untuk diberangkatkan mereka akan diberangkatkan bareng,” ungkap Citra.

Dia menjelaskan, keberangkatan tidak memiliki jadwal bulanan tertentu, karena menyesuaikan proses pemeriksaan dan kesiapan masing-masing anak.

Dalam setiap keberangkatan, anak-anak juga akan didampingi perwakilan Yayasan Jantung Kecil Indonesia, untuk membantu proses pengobatan di rumah sakit tujuan.

Sementara itu, Woman Warrior Run 2026 yang diselenggarakan WeeRun Surabaya bersama JCI East Java menyediakan tiga kategori lari, yakni Mom and Kids sejauh tiga kilometer, kategori lima kilometer, serta 10 kilometer.

Citra menyebut, kuota pendaftaran kegiatan sebetulnya mencapai 3.500 slot. Tapi, jumlah peserta yang hadir mencapai 3.750 orang karena kategori Mom and Kids melibatkan ibu bersama anak-anak mereka.

Seluruh peserta dewasa dalam kegiatan ini merupakan perempuan. Menurut Citra, konsep itu sengaja dihadirkan untuk memberikan ruang bagi perempuan menikmati waktu bersama sekaligus menjaga kesehatan melalui olahraga.

“Antusiasmenya luar biasa. Perempuan-perempuan yang hadir di sini itu merasa bahagia karena mereka hari ini tidak dituntut untuk cepat-cepatan, dan melupakan sejenak aktivitas dia di rumah. Jadi, mereka benar-benar hari ini me time,” ujarnya.

Selain kegiatan lari, Woman Warrior Run 2026 juga dimeriahkan dengan sesi zumba bersama Asri Welas, penampilan Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati, hiburan musik, serta bazar makanan dan minuman.

Penyelenggara turut mengadakan penyerahan donasi kepada Yayasan Jantung Kecil Indonesia, pembagian hadiah kostum terbaik, doorprize, hingga grand prize.

Citra berharap kegiatan olahraga yang dipadukan dengan penggalangan donasi dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Menurutnya, kegiatan seperti Woman Warrior Run tidak hanya memberikan manfaat kesehatan dan kebahagiaan bagi peserta, tetapi juga berdampak langsung terhadap kehidupan orang lain.

“Acara-acara seperti ini itu sangat-sangat positif karena membahagiakan diri sendiri juga membahagiakan orang lain, berdampak bagi diri sendiri dan juga berdampak bagi orang lain,” katanya.

Dia berharap kegiatan serupa tidak hanya diselenggarakan di Surabaya, tetapi juga dapat berkembang ke daerah lain agar semakin banyak anak yang membutuhkan bantuan pengobatan bisa terbantu.

“Jadi, memang acara-acara seperti ini memang harus digaungkan selalu. Tidak hanya di Surabaya, tapi juga kalau bisa di luar-luar Surabaya,” pungkasnya. (bil/dim)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari PB Djarum, Kini Melatih Henan Province China
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Yasonna Laoly Soroti Penyebab Parpol Makin Tak Dipercaya Publik
• 21 jam laludetik.com
thumb
9 Pemain PSM Makassar Imbangi Borneo FC 1-1, Mufli Hidayat dan Stefan Jevtoski Diganjar Kartu Merah
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Bahas Konflik, Delegasi Rusia-AS-Ukraina Bakal Gelar Pertemuan Trilateral di Abu Dhabi
• 11 jam laluokezone.com
thumb
KPR Subsidi Tekan Kemiskinan 0,03% dan Sumbang Nilai Tambah Ekonomi Rp25,3 Triliun
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.