Hujan deras akibat badai musim dingin yang menghantam pesisir timur Mediterania merendam lebih dari 70.000 tenda pengungsi di Jalur Gaza pada Jumat malam hingga Sabtu (8/11/2026). (REUTERS/Dawoud Abu Alkas)
2/6Puluhan ribu keluarga kehilangan tempat berlindung. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, tetapi sejumlah orang terluka, menurut pihak berwenang setempat. Dilansir Reuters, badan pertahanan sipil yang dikelola kelompok perlawanan Palestina Hamas menerima 1.500 panggilan darurat dari warga terlantar. (REUTERS/Dawoud Abu Alkas)
Di sebuah kamp tenda di Kota Gaza, sebagian warga memperbaiki tenda, sebagian memakai pasir untuk mencegah air masuk, dan sebagian lain mengeluarkan anak-anak dari tenda yang terendam. (AFP/OMAR AL-QATTAA)
4/6Koalisi organisasi masyarakat sipil Palestina memperingatkan risiko penyebaran penyakit dan menyerukan tekanan agar 'Israel' mengizinkan bantuan masuk tanpa pembatasan. (AFP/OMAR AL-QATTAA)
Mustafa Qazzaat, anggota dewan Kota Gaza yang dikelola Hamas, mengatakan kepada AFP bahwa Gaza membutuhkan 200.000 rumah prefabrikasi dan alat berat untuk membersihkan puing. COGAT, badan Kementerian Pertahanan 'Israel' yang mengoordinasikan bantuan ke Gaza, belum segera menanggapi tuduhan itu. (AFP/OMAR AL-QATTAA)
6/6Badai juga melanda Israel. Layanan Meteorologi melaporkan banjir di kota Binyamina yang menerima sekitar 50 milimeter hujan dalam satu jam, serta pemadaman listrik di sekitar Gan Yavne. (AFP/OMAR AL-QATTAA)




