Danareksa Kantongi Komitmen Investasi Rp2,5 Triliun dari Inggris dan Belanda di IIF 2026

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT Danareksa (Persero) selaku Holding Kawasan Industri Indonesia meraih komitmen investasi sekitar Rp2,5 triliun dari investor Inggris dan Belanda dalam ajang Indonesia Investment Forum (IIF) 2026 di London, Inggris.

Komitmen investasi tersebut mencakup pemanfaatan lahan industri di kawasan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) serta pengembangan ekosistem infrastruktur digital di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan kesepakatan tersebut mencerminkan kepercayaan investor internasional terhadap prospek perekonomian Indonesia.

“Realisasi investasi ini mencerminkan kepercayaan dunia terhadap ekonomi Indonesia, terhadap transformasi yang kami jalankan, serta arah jangka panjang Indonesia,” ujar Rosan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (8/11/2026).

Kesepakatan investasi tersebut ditandatangani oleh PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) dan PT Kawasan Industri Terpadu Batang yang merupakan bagian dari Holding Kawasan Industri Indonesia.

Investasi Difokuskan pada Kawasan Industri dan Infrastruktur Digital

Penandatanganan kesepakatan investasi berlangsung di sela IIF 2026 di London pada Kamis (5/11/2026).

Kegiatan tersebut disaksikan Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, serta Duta Besar RI untuk Inggris Raya Desra Percaya.

Kesepakatan pertama diarahkan pada pemanfaatan lahan industri di kawasan JIEP.

Sementara itu, kesepakatan lainnya berkaitan dengan pengembangan ekosistem infrastruktur digital di KEK Industropolis Batang, Jawa Tengah.

Rosan menjelaskan realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai Rp1.539,2 triliun atau tumbuh 7,3 persen.

Menurutnya, sekitar separuh realisasi investasi tersebut berasal dari investor global.

Pemerintah memandang kawasan industri sebagai salah satu tujuan investasi jangka panjang yang dapat mendukung pengelolaan dampak industrialisasi dan memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.

Danareksa Perkuat Daya Tarik Investasi Nasional

Direktur Utama Holding Kawasan Industri Indonesia Ngurah Wirawan mengatakan kesepakatan di London menunjukkan kepercayaan investor global terhadap Indonesia sebagai tujuan investasi.

“Kesepakatan di London ini membuktikan bahwa investor global memilih Indonesia dan Holding Kawasan Industri sebagai mitra terpercaya yang menghadirkan ekosistem industri modern yang terintegrasi, dengan layanan andal, SDM berkualitas, serta berorientasi pada keberlanjutan,” kata Ngurah.

Menurutnya, kedua kesepakatan tersebut sejalan dengan mandat Danantara Indonesia untuk memperkuat peran Holding Kawasan Industri Indonesia sebagai penggerak investasi nasional.

Pengembangan kawasan industri juga diarahkan untuk mendukung agenda Astacita, terutama dalam penciptaan lapangan kerja berkualitas, hilirisasi, industrialisasi, serta peningkatan nilai tambah di dalam negeri.

Ngurah menjelaskan kawasan industri ke depan diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan utilitas yang andal, infrastruktur modern, konektivitas terintegrasi, dan sumber daya manusia berkualitas.

Pengembangan tersebut juga mencakup konsep township yang mengintegrasikan kegiatan industri dengan kehidupan masyarakat di kawasan sekitarnya.

“Amanah yang diberikan Danantara Indonesia mendorong kami untuk menjadikan kawasan industri Indonesia sebagai destinasi investasi dunia, sehingga setiap investasi yang berlabuh memberi nilai tambah bagi perekonomian Indonesia dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ngurah.

Kelola Tujuh Kawasan Industri Seluas 7.706 Hektare

Saat ini Holding Kawasan Industri Indonesia mengelola tujuh kawasan industri dengan luas keseluruhan mencapai 7.706 hektare yang tersebar di enam provinsi.

Kawasan-kawasan tersebut menjadi lokasi usaha bagi lebih dari 1.200 perusahaan penyewa atau tenant yang berasal dari 25 negara.

Total investasi yang telah dihimpun di kawasan industri kelolaan holding tersebut mencapai lebih dari 10 miliar dolar Amerika Serikat.

Selain menarik investasi, kawasan industri tersebut telah menyerap lebih dari 300.000 tenaga kerja.

Danareksa menargetkan penguatan ekosistem kawasan industri dapat terus meningkatkan daya tarik investasi global sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sebanyak 200.815 UMKM di Jawa Tengah Kantongi Sertifikat Halal, Pemprov Siapkan Wisata Ramah Muslim
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Listyo Sigit Prabowo, dari Lingkar Kekuasaan Berakhir Penyadapan
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Rehabilitasi Mangrove di Tanjung Benoa, Ini Pentingnya Menjaga Pesisir Bali
• 46 menit laludisway.id
thumb
Klasemen Liga Voli Korea 2026/2027: Telan Dua Kekalahan Beruntun, Hyundai Hillstate Terbenam Satu Tingkat Diatas Juru Kunci
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Jateng Jamin Proyektil di Tubuh Bocah Kendal Bukan dari Senjata Organik Polri
• 12 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.