JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengamat politik, Agung Baskoro, menduga ada pertarungan elite politik pascaterungkapnya dugaan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto dan sejumlah pihak lain.
Agung menyampaikan hal itu dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, KompasTV, Minggu (8/11/2026) menjawab pertanyaan tentang apakah isu terseretnya Ketum Golkar, Bahlil Lahadalia dalam kasus itu berkaitan dengan pertarungan antar-elite politik.
“Persis, persis, karena memang setelah kita bicara penyadapan dalam konteks Golkar arahnya ke Munaslub, soal pergantian ketua umum partai Golkar di situ,” kata Agung.
Baca Juga: Bicara soal Dugaan Penyadapan Prabowo, Ketua Relawan Ini Duga Kelompok Pengkhianat Ingin Buat Kisruh
Agung mengaku dirinya mendapatkan selebaran berisi hoaks yang sempat viral, bahwa Partai Golkar akan melaksanakan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) dalam waktu dekat dan sudah mendaulat ketua umum baru.
Ia menyebut dirinya sudah mengonfirmasi selebaran tersebut pada Wakil Ketua Umum Glkar, Ahmad Doli Kurnia.
“Beliau langsung membantah dan beliau menyampaikan bahwa sudah berkomunikasi dengan Pak Bahlil bahwa ini ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memperkeruh situasi di internal Golkar,” tuturnya.
“Saya kira ini sebuah mitigasi yang baik ya dari internal Golkar tinggal bagaimana di tahapan eksternal Golkar bisa lebih progresif melibatkan para pihak, supaya tidak hanya ketum yang bicara tapi juga kader, tapi juga pihak istana, pihak kepolisian dan para pihak lainnya,” lanjutnya.
Agung berpendapat, jika isu semacam itu tidak segera dikontrl secara prfesinal, tidak menutup kemungkinan akan semakin liar. Terlebih Golkar memang memiliki sejarah panjang berkaitan dengan munaslub.
“Karena isu ini akan semakin liar ya kalau tidak dikontrol secara proporsional ya, profesional, karena kita tahu Golkar ini punya sejarah panjang soal Munaslub,” tuturnya.
“Dalam waktu singkat semua bisa berubah kalau konstelasinya dinamika politik yang begitu kencang.”
Terlebih, saat ini isunya cukup berat, yakni dugaan penyadapan yang menurut Mensesneg dan Menko Kumham Imipas, ada indikasi dugaan makar.
Baca Juga: Jubir Gerindra Yakin Dugaan Penyadapan Ilegal Upaya Cari Celah Pergantian Kekuasaan
“Ini kan pelanggaran berat yang saya kira hukumannya juga cukup berat ya dan siapa pun yang terlibat dalam tanda petik ini karir politiknya di-end. Jadi kalau enggak hati-hati menyikapi memang bisa berbahaya".
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- penyadapan
- pengamat politik
- penyadapan ilegal
- partai golkar
- pertarungan elite politik





