Pengguna Android 14–17 Wajib Update! Ada Celah Keamanan yang Bisa Retas HP Jarak Jauh

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bagi Anda pengguna smartphone Android, sebaiknya jangan lagi menunda-nunda untuk melakukan pembaruan sistem (software update). Google merilis buletin keamanan terbaru pada 1 November 2026 yang membawa perbaikan untuk puluhan celah keamanan, termasuk tiga celah tingkat kritis (critical) yang sangat berbahaya.

Jika dibiarkan tanpa diperbarui, perangkat Anda berisiko menjadi sasaran empuk serangan siber oleh peretas (hacker).

Dalam pembaruan kali ini, Google menambal tiga celah keamanan utama berbasis Remote Code Execution (RCE) alias serangan siber yang bisa meng-hack tanpa perlu klik tautan apapun yaitu yang terklasifikasi sebagai CVE-2026-58868, CVE-2026-58876, dan CVE-2026-58936 dan letaknya berada di framework dan system Android.

Biasanya, aksi peretasan membutuhkan trik pancingan seperti membujuk korban mengklik tautan (link) palsu atau mengunduh aplikasi bodong.

Namun, pada tiga celah keamanan kritis ini, peretas dapat masuk menggunakan metode zero-click—artinya HP bisa disusupi dari jarak jauh tanpa perlu interaksi atau persetujuan dari pengguna sama sekali.

Gimana Cara Peretas Kendalikan HP Tanpa Tautan Bodong?

Biasanya, aksi penipuan atau peretasan butuh trik seperti memancing korban mengklik tautan (link) palsu atau mengunduh file file APK bodong. Namun, pada tiga celah keamanan kritis kali ini, metodenya jauh lebih mulus:

1. Lewat Pemrosesan File atau Gambar (CVE-2026-58868 & CVE-2026-58936)

Celah ini memanfaatkan kecacatan sistem Android saat membaca atau memproses file media dan gambar (seperti format PNG). Hanya dengan mengirimkan file atau gambar jahat ke perangkat Anda—yang bahkan bisa terproses otomatis oleh sistem di latar belakang—peretas sudah bisa menyisipkan kode berbahaya ke dalam HP.

2. Menyusup Langsung ke Inti Sistem (CVE-2026-58876)

Celah ini menyerang komponen inti OS Android (System Core). Saat sistem mengalami celah pemrosesan memori, peretas bisa langsung mengambil alih kendali sistem tanpa memerlukan izin khusus dari pengguna.

Jika Anda nekat mengabaikan pembaruan keamanan ini, peretas berpotensi mengambil alih perangkat dan mengendalikannya secara jarak jauh tanpa anda sadari.

"Tingkat patch keamanan 2026-11-05 atau yang lebih baru mengatasi semua masalah ini," tulis Google dalam Buletin AOSP November 2026.

Pembaruan keamanan ini ditujukan untuk seluruh perangkat yang menjalankan Android 14, Android 15, Android 16, hingga Android 17.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rizky Ridho Ungkap Kronologi Timnas Indonesia Batal Tanding di FIFA Matchday November 2026
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
NasDem Run for Change Jadi Ajang Kampanye Hidup Sehat dan Lahirnya Atlet Muda
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Klasterku Hidupku BRI Bantu Petani Alpukat Sumberejo Jangkau Pasar Lebih Luas
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Naskah Alquran Menjadi Sorotan di Pameran Buku Internasional Sharjah
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Tabel KUR BRI Rp100 Juta November 2026, Cek Cicilan dan Bunga 6%
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.