Vietnam Jadi Basis Produksi Yamaha NMax E, Bagaimana Indonesia?

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jagad roda dua internasional, termasuk Indonesia cukup dihebohkan dengan kehadiran motor listrik Yamaha NMax E di panggung Milan Motorcycle Show (EICMA) 2026. Ternyata, Vietnam dipercaya memproduksi battery electric vehicle (BEV) anyar ini.

Informasi itu diungkapkan langsung oleh perusahaan, Yamaha Motor Vietnam Corporation Ltd. kembali menjadi andalan pabrikan Jepang itu setelah sebelumnya sudah memproduksi model elektrik murni lainnya yakni Yamaha Neo's.

Lantas bagaimana dengan Indonesia yang juga merupakan salah satu negara basis produksi global motor Yamaha? kumparan coba hubungi Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Rifki Maulana, namun belum merespons.

Menyoal Yamaha NMax E, merupakan model BEV kesekian untuk pasar global. Skutik setrum ini diklaim bisa menempuh jarak sampai 104 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh berdasarkan metode ukur WMTC (World Motorcycle Test Cycle) Class 1.

NMax E memakai unit penggerak eAxle yang ringkas. Tenaganya disalurkan ke roda belakang lewat penggerak sabuk (belt drive) agar motor dapat melaju dengan senyap dan linear untuk mobilitas perkotaan.

Sumber tenaganya dibekali baterai lithium-ion 3,5 kWh dengan tegangan 50,4 V dan kapasitas 70,2 Ah. Baterai berbentuk L tersebut diletakkan di tengah sasis supaya titik berat rendah dan bobot terbagi dengan seimbang antara bagian depan dan belakang.

Untuk mengisi daya, NMAX E bisa dicas di rumah menggunakan pengisi daya 220 volt atau lewat stasiun pengisian umum dengan konektor AC Type 2. Pengisian baterai dari 0 sampai 100 persen tuntas dalam waktu sekitar 5,5 jam.

Dari segi performa, skutik bongsor tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 7,5 kW (10 dk) pada 3.500 rpm dengan torsi puncak 33,3 Nm pada 500 rpm. Kemampuan ini diklaim setara dengan skutik bermesin bensin dengan kapasitas 125 cc.

NMax E turut dibekali tiga mode berkendara, yaitu S untuk performa lebih sporty, T untuk pemakaian harian, dan E untuk jarak tempuh optimal. Fitur keselamatannya mencakup Traction Control System (TCS), Anti-lock Braking System (ABS), termasuk wireless accelerator position sensor grip (APSG) pada tuas akselerator.

Bicara dimensi, NMax E memiliki panjang 1.980 mm, lebar 795 mm, dan tinggi 1.235 mm. Tinggi joknya sebesar 770 mm, wheelbase 1.425 mm, jarak terendah ke tanah 135 mm, dan bobot kendaraan tanpa baterai tercatat 121 kilogram.

NMax E memakai pelek 13 inci dengan ban 110/70-13 di depan dan 130/70-13 di bagian belakang. Sistem pengereman menggunakan cakram tunggal berukuran 245 mm yang terpasang di kedua roda, sangat serupa dengan NMax versi bermesin bensin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banjir bandang di Suriah runtuhkan jembatan, satu orang tewas
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah Segera Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Borneo FC Gagal Kalahkan PSM Makassar Meski Unggul Dua Pemain, Laga Berakhir Imbang 1-1
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Pemkot Sebut Pendiri Pekanbaru Bakal Terima Gelar di Hari Pahlawan
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.