jpnn.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir disebut masuk dalam daftar pejabat publik yang diduga menjadi target penyadapan ilegal. Ketua Umum PSSI tersebut mengaku mendengar namanya berada di urutan ke-36.
Erick menyampaikan hal itu saat dimintai tanggapan mengenai dugaan penyadapan ilegal yang belakangan menjadi sorotan publik.
BACA JUGA: Erick Thohir Minta BTN & John Herdman Cari Pengganti Yordania
Kasus tersebut mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting dikabarkan menjadi sasaran penyadapan.
Meski namanya disebut masuk dalam daftar, Erick mengaku belum memperoleh informasi resmi mengenai kebenaran kabar tersebut.
BACA JUGA: Erick Thohir Bongkar Penyebab Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Situasinya Rumit
Menteri berlatar belakang pengusaha itu tidak ingin berspekulasi dan memilih menunggu hasil pemeriksaan kepolisian.
"Ya, kembali kita tunggu saja hasil verifikasi Pak Kapolri dan juga satgas yang sedang dibentuk. Kalau saya hanya mendengar saya nomor 36, begitu," kata Erick Thohir saat ditemui awak media.
BACA JUGA: Erick Thohir Sebut Penundaan Piala Asia 2027 Menguntungkan Timnas Indonesia
Erick juga belum bersedia mengungkapkan apakah ada informasi atau percakapan pribadinya yang ikut terekam dalam praktik penyadapan tersebut.
Namun, Erick berharap jika memang benar telah menjadi salah satu target penyadapan, tidak ada percakapan negatif yang terekam.
Erick menegaskan bahwa selama ini dirinya berusaha memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan masyarakat.
"Saya enggak bisa bicara apa-apa karena bagian yang tersadap. Ya, mudah-mudahan saya tidak punya pembicaraan negatif, apalagi hari ini saya berkontribusi yang terbaik untuk bangsa, bagaimana kami justru melayani rakyat sebaik-baiknya," ujarnya.
Dugaan penyadapan ilegal tersebut sebelumnya dikabarkan tidak hanya menargetkan Presiden Prabowo Subianto, tetapi juga sejumlah pejabat negara dan tokoh dari berbagai latar belakang.
Polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka ialah mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Kadiv Polri Irjen Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Pol Eko Hadi.(dkk/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Amjad




