Perawatan Behel Gigi yang Wajib Dilakukan, Apa Saja?

voi.id • 22 jam yang lalu
Cover Berita
Perawatan behel gigi. (Gambar Dental procedure-Freepik)

YOGYAKARTA - Behel, atau yang disebut juga sebagai kawat gigi, banyak digunakan sebagai langkah untuk mempercantik gigi. Alat ini bermanfaat untuk memperbaiki posisi gigi yang berjarak, tidak rata, atau maju agar mendapatkan bentuk yang ideal. Caranya yaitu dengan memberikan penekanan pada gigi agar dapat bergerak ke posisi sempurna secara perlahan. Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai perawatan behel gigi yang perlu diketahui.

Perawatan Begel Gigi

Gigi yang dibehel tentunya perlu diberikan perawatan khusus agar kesehatannya tetap terjaga. Ketika menggunakan behel, gigi akan terhalangi oleh behel sehingga lebih sulit menjangkau area gigi (khususnya sela-sela gigi).

Oleh karena itu, pengguna behel disarankan untuk merutinkan perawatan berikut untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, dilansir dari Healthy:

Menggosok Gigi dengan Sikat Khusus

Gigi behel memang terlihat lebih sulit dibersihkan. Namun, bukan berarti Anda tidak dapat menyikat gigi. Ketika menggunakan behel, Anda harus rutin menggosok gigi agar tidak muncul plak yang diakibatkan penumpukan sisa makanan di gigi atau sela-sela kawat.

Anda dapat menggunakan sikat gigi khusus atau sikat halus dan pasta gigi berfluoride untuk mencerahkan gigi dan mencegah pengeroposan. Gosok gigi secara perlahan dengan gerakan atas-bawah di sela-sela gigi dan kawat selama 3-5 menit. Rutinkan setidaknya 2-3 kali sehari, yaitu pada pagi hari, setelah makan siang, dan makan malam sebelum tidur.

Berhati-Hati saat Pilih Makanan

Konsumsi makanan yang salah dapat merusak kawat gigi. Beberapa hari setelah pemasangan, pengguna behel disarankan untuk mengonsumsi makanan yang lunak dan halus, misalnya nasi, fish cake, pasta, mashed potato, es krim, puding, dan jus buah. Sedangkan untuk makanan yang berukuran besar, sebaiknya potong terlebih dahulu hingga ukurannya kecil dan lebih mudah dikunyah.

Makanan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi pengguna behel yaitu makanan yang keras, lengket, kenyal, dan perlu digigit. Contohnya, apel, kerupuk, dan makanan dengan tekstur keras yang lain. Permen karet juga tidak disarankan sebab rentan menempel pada kawat gigi.

Rutin Periksa ke Dokter Gigi

Anda juga perlu rutin periksa ke dokter gigi selama behel terpasang, setidaknya 1-3 bulan sekali, atau sesuai dengan anjuran dokter. Selain untuk memeriksa kondisi gigi, kontrol rutin juga bermanfaat untuk mengganti kawat dan karet behel secara berkala agar tetap higienis.

Membersihkan Sisa Makanan dengan Benang Gigi

Kegiatan ini disebut juga dental floss. Sisa-sisa makanan yang menempel pada sela gigi atau kawat dapat diatasi menggunakan benang khusus. Sikat gigi terlebih dahulu, selanjutnya lakukan cara ini untuk membersihkan gigi. Setelahnya, Anda dapat menggunakan obat kumur untuk melawan kuman dan bakteri penyebab bau mulut hingga gigi berlubang.

Gunakan Retainer

Setelah behel dilepas, bukan berarti Anda tidak perlu datang lagi ke dokter gigi. Selama 1-2 tahun setelah behel dilepas, sebaiknya Anda menggunakan retainer untuk menjaga gigi agar tidak kembali ke kondisi semula sebelum dipasang behel.

Itulah ulasan mengenai perawatan behel gigi yang harus diketahui​. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Baca juga:

thumb
thumb
thumb
thumb
thumb
Berhasil disimpan.