PBB Sebut Jakarta Kota Terpadat Dunia, Rano Karno: Jujur, Agak Confused

voi.id • 16 jam yang lalu
Cover Berita
Wagub DKI, Rano Karno (Diah Ayu/VOI)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku bingung dengan laporan World Urbanization Prospect 2025 yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menempatkan Jakarta sebagai kota paling padat di dunia.

Menurut Rano, data PBB yang mengungkap Jakarta kota terpadat dengan 42 juta penduduk mengikutsertakan penduduk di daerah penyangga yang masuk dalam kawasan aglomerasi Jabodetabek.

"Jujur kita agak confused, ya. Mungkin Jakarta dihitung jadi bagian algomerasi, karena dihitungnya kan Depok, Bekasi, Bogor, tiba-tiba populasi Jakarta sampai 41 juta, kan," kata Rano di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu, 30 November.

Padahal, secara adminstratif, Jakarta mencatatkan penduduk resmi sebanyak 11.010.514 jiwa berdasarkan Data Kependudukan Bersih Semester 1 Tahun 2025 Provinsi DKI Jakarta yang bersumber dari Ditjen Dukcapil, Kemendagri.

"Wow, kita juga terkejut data BPS kita Jakarta itu 11 juta, tp itu mengindikasikan bahwa Jakarta ujung tombak dari pembangunan kependudukan di wilayah Jabodetabek ini," ucap Rano.

Rano menyadari tingginya jumlah penduduk di Jakarta, termasuk warga daerah penyangga yang berkegiatan di Jakarta menimbulkan masalah tersendiri, salah satunya adalah angka kemacetan yang cukup tinggi.

Menurut Rano, penyelesaian masalah kemacetan ini tidak bisa dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Masyarakat, lanjut dia, juga perlu mengubah kebiasan beralih penggunaan dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

"Ya tentu ini harus ada kesadaran dari semua teman-teman di daerah. Tidak mungkin Jakarta bisa sendiri," tuturnya.

Diketahui, PBB merilis laporan yang mencatatkan Jakarta menjadi kota terpadat di dunia dengan populasi hampir 42 juta jiwa. Dalam peringkat global ini, kepadatan penduduk di Jakarta mengalahkan Dhaka (Bangladesh) di urutan kedua dengan sekitar 40 juta jiwa, dan Tokyo (Jepang) yang disebut memiliki sekitar 33 juta jiwa.

Menurut laporan PBB, saat ini sekitar 45 persen dari populasi dunia, tinggal di kawasan perkotaan. Angka urbanisasi ini melonjak pesat sejak tahun 1950 di mana hanya 20 peren penduduk dunia tinggal di kota.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Baca juga:

thumb
thumb
thumb
thumb
thumb
Berhasil disimpan.