Amran Aminullah: Kepengurusan DPP IKAL 2020-2025 Sudah Berakhir 5 Oktober

jpnn.com • 7 jam yang lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Forum Komunikasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Angkatan (DPA) Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) menyatakan, tidak lagi mengakui kepemimpinan Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar sebagai Ketua Umum DPP IKAL.

Ketua Tim Formatur Amran Aminullah mengatakan, jabatan kepengurusan DPP IKAL 2020-2025 sudah berakhir pada 5 Oktober 2025. 

BACA JUGA: Munas Khusus IKAL 2025 Bentuk Tim Formatur untuk Akhiri Kevakuman Kepemimpinan

"Bapak Agum Gumelar bukan lagi Ketua Umum DPP IKAL. Beliau telah mengabaikan surat imbauan DPD dan DPA IKAL seluruh Indonesia, yang dikirim kepadanya sebanyak tiga kali terkait penyelenggaraan Munas Lanjutan IKAL," kata Amran Aminullah dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (30/11).

Amran terpilih sebagai ketua Tim Formatur, yang beranggotakan 9 orang, pada Munas Khusus IKAL 2025 di Jakarta, Jumat (28/11) lalu.

BACA JUGA: Tim Reformasi Penyelamatan IKAL Lemhannas Terbentuk, Muruah Organisasi Dikembalikan

Munas Khusus IKAL diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari Rapat Forum Komunikasi DPD dan DPA IKAL untuk menyelamatkan citra dan muruwah IKAL.

Di samping mengantisipasi terjadinya kevakuman organisasi dalam tubuh IKAL, sebagaimana diatur dalam Pasal 21c dan Pasal 22 AD/ART IKAL. 

BACA JUGA: Munas IKAL Lemhannas Ditunda, Jan Maringka: Agum Gumelar Tetap Jadi Ketua Umum

“Forum Komunikasi DPD dan DPA IKAL yang beralih menjadi Munas Khusus IKAL telah memutuskan untuk tidak mengakui lagi kepemimpinan Bapak Agum Gumelar," kata Amran.

Forum telah menunjuk Tim 9 sebagai Presidium/Tim Formatur, yang bertugas menjaring dan menunjuk Ketua Umum DPP IKAL Masa Bhakti 2025-2030 dengan mengacu pada AD/ART IKAL serta hasil Pansel Munas V IKAL, selama 30 hari Kalender.

Disebutkan, Tim Formatur nantinya akan merekomendasikan kepada Ketua Umum (Ketum) terpilih untuk menyusun Komposisi Pengurus DPP IKAL, masa bakti 2025-2030. 

“Tim Formatur selanjutnya akan mendaftarkan ke kantor Kementerian Hukum (Kemenkum) hasil kerja Tim, dalam pelaksanaan Munas Khusus serta kepada pihak-pihak terkait, baik instansi pemerintah/institusi negara maupun perorangan,” jelas Amran. 

Tim Formatur, kata Amran, juga akan melakukan langkah-langkah konkret dan strategis dalam rangka menyelamatkan citra dan muruwah IKAL sebagai organisasi kaum intelektual agar tidak terjadi kekosongan kekuasaan, kevakuman organisasi, dan senantiasa melakukan konsolidasi organisasi, baik di tingkat DPD, DPA maupun kepada seluruh alumni Lemhannas RI. 

“Kami mengajak kepada seluruh alumni Lemhannas RI untuk bersatu membesarkan IKAL demi mengembalikan citra dan marwah IKAL dalam rangka menjaga NKRI serta ketahanan nasional dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” pungkas Amran. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Baca juga:

thumb
thumb
thumb
thumb
thumb
Berhasil disimpan.