Menbud Fadli Zon Minta Keluarga Keraton Surakarta Segera Kondusif

mediaindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mendesak keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta untuk segera menciptakan kondisi yang kondusif. Kondusifitas internal ini dinilai krusial bagi pelestarian dan pengelolaan Keraton ke depan sebagai cagar budaya.

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Fadli usai meresmikan hasil revitalisasi bangunan Panggung Sangga Buwana dan Tata Pamer Museum Keraton Kasunanan, di kompleks keraton, Selasa malam (16/12/2025).

"Kita tentu mengacu pada aturan-aturan yang ada dan berharap tidak ada kejadian seperti di masa lalu. Sebab untuk pengelolaan ini karena menyangkut cagar budaya, negara pasti akan ikut hadir di sini," kata Fadli Zon.

Menteri dari Partai Gerindra ini berharap konflik yang terjadi di masa lalu tidak terulang. Ia mengacu pada Surat Keputusan Menteri Kebudayaan dan Mendagri yang menunjuk Maha Menteri Keraton Kasunanan, Panembagan Agung Tedjowulan, untuk memfasilitasi musyawarah keluarga besar keraton terkait suksesi usai wafatnya Sri Susuhunan Paku Buwono XIII.

Fadli Zon menyayangkan bahwa undangan Kementerian Kebudayaan untuk berdialog di Jakarta setelah peringatan 40 hari wafatnya PB XIII tidak dihadiri oleh semua pihak keluarga.

"Sayangnya tidak semua hadir. Ini tentu menjadi catatan kami," sesal Fadli.

Ia menegaskan, kehadiran pemerintah bertujuan membantu menyelesaikan permasalahan. Pemerintah tidak menghendaki kekisruhan yang dapat mengganggu pengelolaan cagar budaya, sesuai harapan Presiden Prabowo yang menginginkan kesejukan di institusi bersejarah tersebut.

"Ke depan kita akan mengambil satu langkah yang dianggap perlu, dalam rangka untuk membuat situasi menjadi lebih kondusif. Tapi kita mengharapkan terlebih dahulu dari pihak keluarga besar keraton menciptakan kondisi yang kondusif," lugasnya.

Menteri Fadli menyatakan, semakin cepat kondusifitas tercapai, program revitalisasi Keraton ke depan juga akan berjalan lebih cepat. Ia mencontohkan keberhasilan Tim 5 yang diketuai Tedjowulan dalam menuntaskan revitalisasi Panggung Sangga Buwana (warisan PB III) dan renovasi tata pamer museum oleh Badan Pelestarian Kebudayaan.

Fadli Zon menambahkan, pembiayaan Panggung Sanggabuwana dilakukan melalui skema public private, sementara pembenahan museum menggunakan APBN. Ke depan, pemerintah akan melibatkan korporasi dan sektor swasta, di samping APBN dan APBD, dalam proses revitalisasi bangunan cagar budaya di tanah air.

Tahun 2025 ini, pemerintah telah menetapkan sebanyak 85 cagar budaya tingkat nasional, sehingga totalnya menjadi 313 cagar budaya. (WJ/P-5)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perkenalkan Geneo X, Terobosan Dalam Perawatan Kulit Non-invasif
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Fakta-fakta PM Thailand Bubarkan DPR, Dari Krisis Politik hingga Pemilu Dini
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
25,8% Anak Indonesia Fatherless, Gerakan Ayah Ambil Rapor Makin Penting
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Mendagri Dorong Sinkronisasi Pusat-Daerah untuk Percepat Pembangunan Papua
• 2 jam laludetik.com
thumb
Terpopuler: Alasan Nagita Adopsi Lily vs Insanul Fahmi Pilih Inara Rulis
• 21 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.