Jakarta: Awal tahun selalu menjadi momen yang tepat untuk menyusun strategi keuangan baru. Bagi pemula, keinginan untuk mulai berinvestasi seringkali terbentur dengan rasa bingung "Harus mulai dari mana?" atau "Aset apa yang paling aman?"
?Investasi bukan sekadar mengejar keuntungan, tapi tentang membangun kebiasaan dan melindungi nilai uang dari inflasi. Dilansir dari Bank Sinarmas, berikut panduan instrumen investasi yang paling cocok bagi pemula untuk memulai langkah di awal tahun 2026:
Reksa danaReksa dana adalah pilihan paling ramah bagi pemula sebab pengelolaannya dilakukan oleh manajer investasi profesional. Anda cukup menyetor dana dan manajer investasi akan mengelola portofolio. Kelebihan dari reksa dana adalah risiko sangat rendah dan dapat dicairkan kapan saja, sehingga sangat cocok untuk dana darurat atau keuangan jangka pendek.
Deposito berjangkaDeposito berjangka merupakan pilihan investasi yang aman dengan tingkat risiko rendah. Investor dapat menyimpan uang dalam jangka waktu tertentu dengan bunga tetap. Meski keuntungannya tidak setinggi saham, deposito cocok bagi pemula yang ingin menjaga modal tetap aman.
Baca Juga :
Hindari FOMO Investasi di Awal Tahun, Kenali Tanda Bahayanya!
(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Emas masih menjadi primadona setiap orang, tak terkecuali bagi pemula yang ingin memulai berinvestasi. Harganya yang cenderung stabil dan naik saat kondisi ekonomi tidak menentu menjadi daya tarik investasi ini. Sebagai investor pemula Anda dapat membeli emas fisik atau berinvestasi melalui produk reksadana emas.
Saham blue chipSaham blue chip merupakan instrumen investasi yang terdiri dari perusahaan-perusahaan raksasa dengan rekam jejak keuangan yang solid dan reputasi yang sangat teruji. Bagi investor pemula, saham ini sangat cocok menjadi pilihan karena tingkat risikonya yang cenderung lebih terkendali dibandingkan saham perusahaan berkembang. Selain menawarkan stabilitas, daya tarik utama lainnya adalah pembagian dividen yang konsisten secara berkala.
PropertiSelain emas, properti masih menjadi investasi yang digandrungi investor pemula. Meskipun membutuhkan dana awal yang cukup besar, menaruh investasi properti seperti tanah dan rumah memiliki potensi apresiasi nilai yang signifikan seiring waktu, sehingga dapat memberikan keuntungan besar di masa mendatang. (Surya Mahmuda)


