Super Flu Subclade K Masuk Indonesia, Kemenkes: Gejalanya Mirip Flu Musiman

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan temuan Super Flu, varian influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia tidak perlu disikapi dengan kepanikan berlebihan.

Meski kerap dijuluki sebagai Super Flu, varian ini dinilai memiliki gejala yang masih serupa dengan influenza musiman.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, menjelaskan bahwa berdasarkan pemantauan epidemiologi hingga akhir 2025, tidak ditemukan peningkatan keparahan penyakit akibat varian tersebut.

BACA JUGA:Kemenkes Temukan Super Flu di 8 Provinsi

“Secara klinis, gejalanya sulit dibedakan dengan flu biasa. Umumnya pasien mengalami demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sakit kepala, serta badan terasa pegal dan lemas,” ujar dr. Prima dalam keterangannya, Kamis (1/1/2026).

Varian influenza A(H3N2) subclade K pertama kali diidentifikasi secara global pada pertengahan 2025 dan telah terdeteksi di lebih dari 80 negara.

Di Indonesia, keberadaan Super Flu ini terpantau melalui pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang dilakukan Kemenkes sejak Agustus 2025.

Menurut dr. Prima, penilaian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyatakan bahwa subclade K tidak menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan jenis influenza musiman lainnya.

“Situasi nasional masih terkendali. Tidak ada lonjakan kasus berat atau rawat inap akibat varian ini,” katanya.

BACA JUGA:Prabowo Perkirakan Kebutuhan Hunian Korban Banjir Capai 90.000 Unit

Meski gejalanya tergolong ringan hingga sedang, Kemenkes tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penderita penyakit penyerta.

Masyarakat yang mengalami gejala flu disarankan beristirahat di rumah, menggunakan masker untuk mencegah penularan, serta menjaga asupan nutrisi dan cairan.

“Jika dalam tiga hari kondisi tidak membaik atau justru memburuk, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan,” kata dr. Prima.

Kemenkes menegaskan vaksin influenza yang tersedia saat ini masih efektif dalam mencegah risiko sakit berat akibat varian A(H3N2) subclade K.

Vaksinasi tahunan tetap menjadi langkah pencegahan utama, disertai penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pentingnya Cek Mobil dan Ganti Oli Usai Dipakai Liburan Akhir Tahun
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Update BSU Rp600.000 Januari 2026: Jadwal Cair, Cara Daftar, Syarat, dan Link Cek Penerima
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Dinilai Langgar MOU, Paguyuban Jukir Surabaya Protes Parkir Digital Berpalang di Mie Gacoan
• 17 jam laluberitajatim.com
thumb
Rusia rilis video puing-puing drone yang mengarah ke rumah Putin
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Soroti Pihak Pengkritik Penanganan Bencana: Kita Terima Sebagai Koreksi
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.