Presiden Prabowo Setujui Usulan Normalisasi Sungai Skala Besar

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Aceh Tamiang

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan persetujuannya terhadap usulan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin terkait normalisasi sungai skala besar sebagai upaya penanganan pendangkalan dan mitigasi bencana.

Presiden menyebut gagasan tersebut sejalan dengan usulan yang sebelumnya juga telah disampaikan oleh para gubernur. Karena itu, pemerintah akan segera menindaklanjuti rencana normalisasi sungai di sejumlah daerah.

“Saya kira itu usul yang baik. Itu juga yang diusulkan gubernur kepada saya, dan saya sudah setuju,” ujar Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan hunian yang dibangun oleh Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026.

Presiden menginstruksikan Menhan bersama TNI untuk segera berkoordinasi dengan para gubernur serta melibatkan para ahli teknik dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek tersebut. Ia menekankan bahwa normalisasi sungai merupakan pekerjaan rekayasa teknik berskala besar yang harus dirancang secara matang.

“Silakan Menteri Pertahanan dan TNI koordinasi dengan gubernur-gubernur. Cari dan bicara dengan ahli-ahli engineering, baik dari Kementerian PU, fakultas teknik, maupun bila perlu perusahaan-perusahaan besar dunia yang memiliki kemampuan engineering work,” jelasnya.

Presiden juga menyoroti bahwa proses pengerukan atau dredging sungai dapat melibatkan pihak swasta. Menurutnya, lumpur hasil pengerukan berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk lahan pertanian dan area lainnya.

“Gubernur juga melaporkan kepada saya bahwa ada pihak swasta yang tertarik memanfaatkan lumpurnya. Jadi tidak hanya untuk sungai, tapi juga untuk sawah dan sebagainya. Ini saya kira sangat bagus,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden menilai normalisasi dan pembersihan sungai atau muara menjadi langkah strategis untuk meningkatkan fungsi sungai sebagai jalur akses dan sarana pengendalian bencana, terutama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.

“Pembersihan dan pembukaan sungai ini penting agar akses sungai kembali bermanfaat dan sekaligus kita siap menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem,” tegasnya.

Presiden Prabowo menegaskan dukungan penuhnya terhadap gagasan tersebut dan meminta agar rencana pelaksanaan segera dirumuskan secara detail.

“Saya sangat setuju dengan gagasan ini. Tinggal kita rumuskan bagaimana pelaksanaannya dan segera kita laksanakan,” pungkas Presiden.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Kembali Jelaskan soal Bencana Sumatera Tak Disebut Bencana Nasional
• 3 jam laludetik.com
thumb
Usai Kemeriahan Perayaan Malam Tahun Baru, Area Bundaran HI Dibersihkan | KOMPAS SIANG
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
SBY Gerah Dikait-kaitkan Dalang Isu Ijazah Jokowi, Demokrat Ambil Langkah Hukum
• 7 jam laludisway.id
thumb
Sambut Tahun Baru, 26 KA Berhenti di Jatinegara dan 35 KA di Lempuyangan
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Liburan Tahun Baru TWA Gunung Papandayan Tetap Jadi Primadona
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.