Penusukan saat Malam Tahun Baru di Kota Madiun, Pelaku dan Korban Cekcok Akibat Pengaruh Alkohol

realita.co
18 jam lalu
Cover Berita

MADIUN (Realita) – Kasus penusukan yang berujung maut terjadi di wilayah Kota Madiun pada Kamis (1/1/2026) dini hari.

Seorang pemuda dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka tusuk dalam insiden yang diduga dipicu konsumsi minuman keras.

Baca juga: Terekam Siaran Live, Tukang Cukur Rambut Diserang Brutal saat Layani Pelanggan

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riyadi mengakui terjadinya peristiwa tersebut. Ia menyebut kejadian diketahui sekitar pukul 02.30 WIB, setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat.

“Benar, pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.30 WIB telah terjadi dugaan tindak pidana pembunuhan,” ujar AKP Agus Riyadi, Kamis (1/1/2026).

Kronologi bermula pada Rabu malam, 31 Desember 2025 sekitar pukul 23.30 WIB, saat sekelompok anak muda berkumpul dan diduga mengonsumsi minuman keras.

Dalam pertemuan itu, terduga pelaku sempat menanyakan kepada korban apakah memiliki masalah pribadi. Meski korban menyatakan tidak ada, situasi justru memanas hingga terjadi pemukulan.

“Setelah sempat dipisahkan, terduga pelaku masuk ke dalam ruangan, kemudian keluar lagi dan kembali terjadi pemukulan yang berujung penusukan,” jelasnya.

Akibat penusukan tersebut, korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia. Polisi memastikan jumlah terduga pelaku satu orang dan hingga kini telah memeriksa enam orang saksi.

Baca juga: Aniaya Pengunjung Saat Pesta Miras, Jemy Peno Divonis 5 Bulan Penjara

“Hubungan korban dan pelaku bukan keluarga. Mereka saling mengenal, tetapi tidak memiliki kedekatan khusus,” kata Agus.

Petugas menerima laporan sekitar pukul 03.30 WIB dan langsung melakukan penyelidikan. Dalam waktu kurang dari dua jam, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku sekitar pukul 05.00 WIB beserta barang bukti.

“Barang bukti yang kami amankan antara lain satu bilah pisau lipat yang diketahui dibeli secara online serta celana yang dikenakan terduga pelaku, yang diduga terdapat bercak darah,” ungkapnya.

Meski saat petugas tiba di lokasi kondisi TKP sudah dibersihkan dari darah, Agus menegaskan hal tersebut tidak menghambat proses penyidikan.

Baca juga: Marah Ditegur karena Pesta Miras dan Setel Musik Keras, Mertua dan Menantu Dibunuh Tetangga Sendiri

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban mengalami lebih dari tiga luka tusuk. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil visum resmi dari pihak medis.

Karena terduga pelaku masih di bawah umur, penanganan perkara dilakukan sesuai mekanisme hukum anak.

“Kami akan menggandeng dinas sosial untuk melakukan pendampingan selama proses hukum berlangsung,” pungkas AKP Agus Riyadi.yat

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
FIFA Bakal Buat Peraturan Offside Baru, Intip Bocorannya
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Masa Kontrak Habis, BisKita Transpakuan Bogor Berhenti Beroperasi
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Pajak Jam-AI Diusulkan Jadi Solusi Produktivitas Baru, Indonesia Didorong Siapkan Kerangka Fiskal Digital
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Rupiah Melemah ke Rp16.725 per Dolar AS di Tengah Memanasnya Geopolitik dan Ketidakpastian Suku Bunga The Fed
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Marzuki Darusman Kritik KUHAP Baru: Kesewenang-wenangan Berbaju Hukum
• 10 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.