GenPI.co - Brighton Real Estate menegaskan Samuel Ardi Kristanto tidak lagi menjadi bagian dari perusahaan properti ini sejak sejak 31 Januari 2022.
Nama Samuel Ardi Kristanto viral setelah menjadi terduga pelaku pengusiran lansia Elina Widjajanti (80) di Surabaya.
Samuel diketahui sempat menjadi property advisor di Brighton Real Estate.
Tak mau dikaitkan dengan kasus kekerasan terhadap nenek Elina ini, manajemen Brighton Real Estate angkat bicara mengenai status Samuel.
“Samuel telah berstatus nonaktif sebagai Property Advisor sejak 31 Januari 2022,” tulis Brighton Real Estate dalam akun Instagram @brighton.realestase, dikutip Kamis (1/1).
Brighton Real Estate menegaskan Samuel tak memiliki hubungan kerja, afiliasi, atau kewenangan apapun atas nama Brighton.
Samuel ditangkap Polda Jatim di di rumahnya kawasan Jalan Dukuh Kuwukan Nomor 27, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Senin (29/12).
Brighton Real Estate menyebut tidak bertanggung jawab lagi atas apapun yang dilakukan Samuel.
Terutama terkait kasus Samuel yang menjadi terduga pelaku penganiayaan nenek Elina.
“Segala tindakan serta konsekuensi hukum yang dilakukan Samuel setelah status nonaktif sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan, bukan institusi,” tegas Brighton Real Estate.
Brighton Real Estate menyampaikan klarifikasi ini agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.(*)
Video viral hari ini:





