Kim Jong Un Puji Tiba-Tiba Kirim Surat ke Rusia, Ada Apa?

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden Rusia Valdimir Putin, dan Pemimpin Korea Utara Kim jong Un (Sputnik/Mikhail Metzel/Kremlin via REUTERS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong Un, tiba-tiba mengirim surat ke Rusia. Ini terkait surat ucapan Tahun Baru 2026 yang dirilis oleh media pemerintah KCNA pada Kamis (1/1/2026).

Secara resmi, ia memuji pasukannya yang bertempur di luar negeri sebagai pembentuk "aliansi tak terkalahkan" dengan Rusia. Langkah ini mempertegas keterlibatan Pyongyang dalam invasi Rusia ke Ukraina yang kini telah memasuki tahun keempat, di mana berdasarkan data intelijen Korea Selatan (Korsel) dan Barat, Korut telah mengirimkan ribuan tentara untuk membantu pasukan Vladimir Putin di medan perang.

Analisis intelijen menunjukkan bahwa keterlibatan militer ini bukan tanpa imbalan. Sebagai kompensasi atas pengiriman pasukan, Pyongyang diyakini menerima bantuan finansial besar, teknologi militer tingkat tinggi, serta pasokan pangan dan energi dari Moskow.


Pilihan Redaksi
  • Pesan Tahun Baru dari Xi Jinping, Sinyal Kuat Perang Baru di Asia
  • Update Petaka Ledakan Bar Tahun Baru di Swiss, Puluhan Tewas-100 Luka
  • Jepang Kalah! India Jadi yang Terbesar ke-4 Bumi, Segera Geser Jerman

"Di balik kalian ada Pyongyang dan Moskow," tegas Kim dalam pesannya kepada para tentara. Ia menyebut tindakan mereka sebagai pembelaan heroik terhadap kehormatan bangsa dan instruksi untuk terus berjuang demi "saudara rakyat Rusia".

Namun, aliansi ini dibayar mahal dengan nyawa manusia. Estimasi Korsel menyebutkan sedikitnya 600 tentara Korea Utara telah tewas dan ribuan lainnya luka-luka di medan perang Eropa yang brutal tersebut.

Dalam pidatonya yang digelar mewah di Stadion May Day Pyongyang, Kim juga memberikan sinyal bahwa aksi militer di luar negeri akan terus berlanjut atau bahkan meluas tahun ini. Ia menyoroti "prestasi luar biasa yang akan kalian tunjukkan di medan perang luar negeri" pada masa mendatang.

"Pengerahan pasukan ke Rusia kini bukan lagi pengecualian, melainkan sudah menjadi bagian resmi dari kebijakan pertahanan (Korea Utara)," ujar Lim Eul-chul, profesor di Institute for Far Eastern Studies, Kyungnam University kepada AFP.


(tps/sef)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Ajak Putrinya, Kim Jong Un Pimpin Uji Coba Rudal Jarak Jauh

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kejar Target 3 Juta Hunian, Presiden Prabowo Siapkan Lembaga Percepatan Pembangunan Perumahan
• 17 jam lalusuara.com
thumb
Hadapi 7.426 Kasus Narkoba, Pemprov DKI Siapkan Tiga Strategi Utama di 2026
• 11 jam lalusuara.com
thumb
Jadwal Bulu Tangkis 2026: Indonesia Open, All England, hingga Piala Thomas-Uber
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Emas Galeri 24, UBS dan Antam Retro Hari Ini 1 Januari 2026
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Rodri Comeback, Manchester City Siap Hadapi Ujian di Markas Sunderland
• 10 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.