Rusia Tuding Ukraina Dalangi Serangan Drone ke Kafe Berujung 24 Orang Tewas

detik.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Serangan pesawat tak berawak atau drone menghantam sebuah kafe di wilayah Kherson, Ukraina Selatan hingga menewaskan 24 orang. Rusia menuduh Ukraina berada di balik serangan tersebut.

Dilansir kantor berita AFP, Jumat (2/1/2026), wilayah Kherson sendiri telah dikuasai Rusia. Rusia menuduh Ukraina telah 'menodai' upaya perdamaian. Ukraina sendiri belum memberikan komentar terkait tuduhan tersebut.

Tuduhan tersebut muncul pada saat yang genting, setelah berminggu-minggu diplomasi yang bertujuan untuk menengahi berakhirnya perang yang telah berlangsung selama hampir empat tahun. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga mengatakan bahwa negaranya masih '10 persen' dari kesepakatan damai.

Puluhan ribu orang telah terbunuh, wilayah timur Ukraina hancur dan jutaan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka sejak Rusia melancarkan serangan habis-habisan pada tahun 2022.

Baca juga: Pidato Malam Tahun Baru, Putin Ngaku Yakin Bakal Menang Perang di Ukraina

Menurut gubernur wilayah Kherson yang ditunjuk Rusia, Vladimir Saldo, 'musuh' menembakkan tiga pesawat tak berawak yang menghantam sebuah kafe dan hotel di pesisir Laut Hitam di Khorly, tempat warga sipil merayakan Tahun Baru.

Sebuah bangunan luluh lantak akibat kebakaran, tumpukan puing-puing yang membara, dan mayat-mayat yang hangus terlihat dalam foto-foto yang dia unggah di Telegram.

Komite Investigasi Rusia mengatakan bahwa mereka telah membuka penyelidikan atas serangan tersebut, yang telah menewaskan lebih dari 20 orang. Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa jumlah korban tewas masih diklarifikasi. Menurut Saldo, lebih dari 100 orang berkumpul di hotel tersebut pada malam serangan.

Kementerian Luar Negeri Rusia menuduh Ukraina melakukan 'serangan teroris', meminta organisasi-organisasi internasional untuk mengutuknya dan memperingatkan Kyiv akan konsekuensi yang sesuai. Rusia juga menuduh pihak berwenang Ukraina 'dengan sengaja memborbardir setiap usaha untuk menemukan resolusi damai untuk konflik'.

Sementara itu, Zelensky mengatakan bahwa Rusia membawa perang ke Tahun Baru dengan lebih dari 200 pesawat tak berawak yang ditembakkan dalam semalam, terutama menargetkan fasilitas-fasilitas energi.

Di wilayah Kharkiv, Rusia menghantam sebuah taman yang memiliki kebun binatang, melukai satu orang. Serangan tersebut juga melukai beberapa hewan, termasuk singa, dan membunuh burung-burung merpati dan burung beo, kata pemilik taman, Oleksandr Feldman, kepada media Ukraina.

Baca juga: Rusia Ogah Rilis Bukti Serangan ke Kediaman Putin, Ukraina: Tuduhan Palsu!




(wnv/wnv)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bibit Siklon Tropis 90S Berkembang Jadi Siklon IGGY, Ini Wilayah yang Terdampak
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Jumat, 2 Januari 2026 di Pegadaian
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Curhat soal Wisata Bencana, Presiden Prabowo: Datang Disalahkan, Tak Datang Dipersoalkan
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Jhonlin Group Kirim Bantuan Alat Berat ke Aceh Tamiang
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
China Akan Tingkatkan Investasi Jaringan Listrik Energi Terbarukan
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.