Ledakan di Bar Swiss saat Pesta Malam Tahun Baru, 40 Tewas Ratusan Luka-luka

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Montana, VIVA – Sedikitnya 40 orang dilaporkan tewas dan 115 lainnya luka-luka setelah ledakan yang memicu kebakaran hebat melanda sebuah bar yang dipadati pengunjung saat pesta Malam Tahun Baru di resor ski Crans-Montana, Swiss.

Polisi Swiss mengonfirmasi bahwa puluhan pengunjung pesta meninggal dunia dalam insiden tersebut. Proses identifikasi korban belum dapat dilakukan secara cepat karena sebagian besar jenazah mengalami luka bakar parah.

Baca Juga :
Pemprov Jakarta Kumpulkan Rp 3,1 Miliar Donasi Masyarakat untuk Korban Bencana di Sumatera saat Malam Tahun Baru
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Ledakan Gedung Farmasi di Tangsel, Direktur dan Kepala Mesin Ekstrasi

Meski kebakaran hebat ini dipicu ledakan, namun pihak berwenang menyatakan insiden tersebut tidak dianggap sebagai aksi terorisme, dan hingga kini diduga kuat terjadi karena kecelakaan.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat di sebuah bar bernama Le Constellation, yang populer di kalangan wisatawan. Saat kejadian, lebih dari 100 orang berada di dalam gedung.

"Gedung itu penuh. Kami menemukan banyak korban luka dan banyak yang meninggal dunia," ujar seorang juru bicara kepolisian kanton Valais, Swiss barat daya dilansir The Guardian, Jumat, 2 Januari 2026.

Api Membesar dengan Cepat

Rekaman video dari lokasi kejadian memperlihatkan kobaran api oranye membubung dari dalam bar dan lounge di lantai dasar. Teriakan panik bercampur musik keras terdengar jelas. Sejumlah orang terlihat pingsan di luar gedung yang berada di pusat resor wisata tersebut.

Dua saksi mata mengatakan kepada stasiun televisi Prancis BFMTV bahwa mereka berada di dalam bar saat melihat seorang bartender menggendong rekan perempuannya di pundak. Perempuan tersebut memegang lilin menyala di dalam botol sampanye, yang kemudian menyambar langit-langit kayu. Api dengan cepat menyebar dan menyebabkan langit-langit runtuh.

Sebuah foto yang beredar menunjukkan seorang perempuan mengenakan gaun hitam di ruang bawah tanah bar sambil memegang botol sampanye besar, dengan api putih besar keluar dari bagian atas botol tersebut. 

Salah satu saksi menggambarkan kepanikan luar biasa saat pengunjung berdesakan mencoba keluar melalui tangga dan pintu yang sempit dari klub malam di ruang bawah tanah.

Saksi lain menyebut beberapa pengunjung memecahkan jendela untuk melarikan diri dari api. Sejumlah orang mengalami luka serius, sementara orang tua bergegas ke lokasi dengan mobil untuk memastikan anak-anak mereka tidak terjebak di dalam.

Baca Juga :
Tanpa Pesta Kembang Api, Sampah Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta Diklaim Menyusut
Prabowo: Selamat Tahun Baru 2026
Jakarta Kembali Kinclong Sebelum Subuh Usai Pesta Tahun Baru 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat, Saham INCO, NCKL Hingga BUMI jadi Penopang Awal 2026
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Sesalkan Pelecehan Seksual di Bus, TransJakarta Prihatin
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pendidikan Widiyanti Putri VS Sandiaga Uno Jadi Perbandingan Kinerjanya Sebagai Menteri Jadi Sorotan
• 9 jam laluparagram.id
thumb
BNPB Pastikan Seluruh Akses Jalan dan Jembatan di Aceh Telah Pulih
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Satu Keluarga di Warakas, Jakut, Ditemukan Tewas
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.