RSUD Tamiang Beroperasi, SPAM Karang Baru Siap Dipulihkan untuk Suplai Air Bersih

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Kementerian PU terus melanjutkan penanganan pascabencana di RSUD Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, yang kini mulai beroperasi secara bertahap.

Kementerian PU terus melanjutkan penanganan pascabencana di RSUD Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, yang kini mulai beroperasi secara bertahap. (Foto: Dok. PU)

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melanjutkan penanganan pascabencana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, yang kini mulai beroperasi secara bertahap. Fokus utama penanganan meliputi pembersihan ruang layanan utama dari endapan sedimen lumpur serta pemulihan suplai air bersih dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Karang Baru.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan pemulihan infrastruktur dasar di fasilitas pelayanan publik menjadi prioritas utama. Hal ini selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan di masa tanggap darurat.

Baca Juga:
Waskita Karya (WSKT) Tuntaskan Pembangunan Puluhan Huntara di Aceh Tamiang Hanya dalam 6 Hari

“Amanah Presiden, dalam kondisi tanggap darurat ini seluruh rumah sakit dan puskesmas dapat difungsikan secara maksimal seiring berjalannya waktu," ujarnya melalui keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).

Untuk mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan seluas 41.644 meter persegi tersebut, Kementerian PU mengerahkan 137 orang pekerja yang didukung oleh kombinasi alat berat dan peralatan manual. Pembersihan material sisa banjir dilakukan menggunakan 2 unit ekskavator dan 9 unit dump truck. Guna menjangkau area yang sulit, tim di lapangan juga dibekali dengan peralatan manual berupa 40 unit cangkul, 50 unit angkong (artco), dan 30 unit sekop.

Baca Juga:
Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Aceh Tamiang Tinjau Pembangunan Hunian Sementara

Selain pembersihan fisik bangunan, Kementerian PU juga bekerja memulihkan jaringan air bersih pada SPAM IKK Karang Baru berkapasitas 100 liter/detik untuk menyuplai kebutuhan air bersih bagi rumah sakit. Penanganan yang dilakukan berupa pembersihan sedimen, persiapan fabrikasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Baja baru berkapasitas 2 x 50 liter/detik, serta perawatan (maintenance) IPA Beton existing agar tetap berfungsi darurat.

Saat ini, pipa air dari SPAM mulai disambungkan ke rumah sakit sembari dilakukan perbaikan pada jaringan perpipaan internal rumah sakit yang tersumbat sedimen. Menteri Dody menekankan pentingnya ketersediaan air bersih bagi operasional rumah sakit.

“Air bersih harus segera tersuplai ke rumah sakit. Kita akan mempercepat penyambungan pipa dari IPA Karang Baru ke rumah sakit ini agar air dapat memenuhi kebutuhan dari setiap ruangan-ruangan yang sudah beroperasi,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang, Andika Putera menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Kementerian PU. Menurutnya, kondisi awal rumah sakit sangat memprihatinkan karena tertimbun lumpur di halaman dan seluruh ruangan tanpa terkecuali, yang juga menutup saluran drainase.

“Alhamdulillah, kita dapat dibantu oleh Kementerian PU untuk membersihkan seluruh area rumah sakit dan mendapati perbedaan yang signifikan. Diharapkan sekitar seminggu ke depan dapat clear (beres) semua," ujarnya.

>

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kejagung Siap Laksanakan KUHP-KUHAP Baru yang Berlaku Mulai Hari Ini
• 4 jam laludetik.com
thumb
Setuju Usul Menhan Sjafrie, Prabowo: Kita Bikin Operasi Besar Saja
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Hujan Deras, Jasad Pria Tergeletak di Teras Rumah
• 16 jam lalurealita.co
thumb
Tutup 2025 dengan Gaya, Ini yang Dilakukan ID42NER di Bumi Borneo
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Tomas Trucha Boyong 24 Pemain Hadapi Borneo FC
• 5 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.