KUPANG, KOMPAS.TV - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperpanjang operasi pencarian tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (26/12/2025).
"Per hari ini proses pencarian diperpanjang selama tiga hari ke depan,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Jumat (2/1/2026), dikutip dari Antara.
Dengan perpanjangan tiga hari ini, ia menyebut, operasi pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah akan dilakukan hingga Minggu (4/1/2026).
Menurut Fathur, keputusan perpanjangan pencarian korban diambil berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang dilaksanakan pada Kamis (1/1/2026) kemarin.
Baca Juga: Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Diperluas, Keluarga Menangis ke Gubernur NTT
Fathur menjelaskan, pelaksanaan operasi SAR pada prinsipnya dilaksanakan selama tujuh hari berturut-turut, terhitung sejak tenggelamnya kapal tersebut.Hal itu sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014.
Namun, kata dia, operasi bisa diperpanjang jika ada tanda-tanda atau peluang penemuan korban. Ia menegaskan pihaknya optimistis upaya pencarian yang diperpanjang bisa membuahkan hasil.
"Kami tetap optimistis kerja keras seluruh unsur Tim SAR Gabungan dapat membuahkan hasil dalam masa perpanjangan operasi SAR ini," ujarnya.
Baca Juga: Kapal Tenggelam di Labuan Bajo: 1 Jenazah Ditemukan, 3 Turis Spanyol Masih Dicari | KOMPAS PETANG
Diberitakan Antara, Kedutaan Besar (Kedubes) Spanyol untuk Indonesia bersurat ke Basarnas, meminta proses pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah diperpanjang usai masa pencarian memasuki hari ketujuh.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Antara
- pencarian korban kapal tenggelam di labuan bajo
- kapal tenggelam
- labuan bajo
- km putri sakinah
- basarnas




