Andi Arief: SBY akan Somasi Penyebar Fitnah Dalang Isu Ijazah Jokowi

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempertimbangkan langkah hukum setelah difitnah berada di balik kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang tengah ditangani Polda Metro Jaya.

Hal itu disampaikan politikus Partai Demokrat, Andi Arief, dalam sebuah video yang diunggah dalam akun X-nya, @Andiarief.

“Untuk keadilan, jika tidak dihentikan maka Pak @SBYudhoyono akan mensomasi pihak-pihak yang menyebar fitnah yang masif seakan beliau berada di belakang isu ijazah palsu,” jelas Andi, dikutip Kompas.com pada Jumat (2/1/2026).

Baca juga: Andi Arief: SBY Difitnah di Isu Ijazah Jokowi, Kita Harus Melawan

Kompas.com telah mendapatkan izin dari Andi Arief untuk mengutip dari akun X-nya ini.

Dalam hal ini, Andi Arief mengatakan, banyak fitnah beredar di media sosial yang menuding Bambang Yudhoyono berada di balik isu ijazah Joko Widodo.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=partai demokrat, somasi, Ijazah palsu, sby, Joko Widodo&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMi8xMzAyNDQ4MS9hbmRpLWFyaWVmLXNieS1ha2FuLXNvbWFzaS1wZW55ZWJhci1maXRuYWgtZGFsYW5nLWlzdS1pamF6YWgtam9rb3dp&q=Andi Arief: SBY akan Somasi Penyebar Fitnah Dalang Isu Ijazah Jokowi§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

“Sangat masif sekali fitnah yang dilakukan oleh akun-akun yang sebagian besar anonim, yang kita tahu afiliasinya ke mana, yang membuat berita fitnah,” tulis Andi Arief.

“Seolah-olah Bapak SBY berada di balik isu ijazah palsu Pak Jokowi yang sekarang sedang berseteru antara Pak Jokowi dengan Roy Suryo dan kawan-kawan,” tambah dia.

Baca juga: Demokrat Anggap Isu “Partai Biru” Selesai: Jokowi Sudah Sampaikan SBY Negarawan Baik

Andi Arief mengaku sempat bertemu dengan SBY dan membahas soal isu tersebut.

Katanya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu merasa terganggu karena tudingan tersebut.

Bahkan, dalam sejumlah fitnah tersebut, SBY disebut berkolaborasi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Saya bertemu dengan Pak SBY beberapa hari lalu, Pak SBY cukup terganggu dengan isu ini. Karena tidak benar yang disebutkan bahwa Pak SBY berada di balik isu ijazah palsu ini, atau bahkan disebut Pak SBY berkolaborasi dengan Ibu Megawati dalam mengungkap soal ijazah palsu Pak Jokowi ini,” jelas dia.

Andi Arief memastikan bahwa hubungan SBY dengan Jokowi selama ini sangat baik.

Oleh karena itu, dia berharap agar sejumlah akun media sosial yang melayangkan tudingan tersebut segera menghentikannya.

Andi Arief pun mengajak seluruh kader Partai Demokrat agar tetap membela SBY karena sudah difitnah.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

“Kita tahu selama ini Pak SBY selalu mengajarkan kita politik yang putih, politik yang bersih, yang tidak menyerang orang, tidak pernah membuat fitnah. Tapi kalau kita dizalimi, difitnah, kita harus melawan,” jelas dia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga BBM Turun di Awal 2026, Cek Rinciannya
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Pedagang Kalibata yang Kiosnya Dibakar Matel Diperiksa Polisi, Harap Pengamanan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
KemenPAN-RB Paparkan Capaian Pelayanan Publik & Digitalisasi di 2025
• 22 jam laludetik.com
thumb
Menkeu Purbaya Jamin Pelebaran Defisit APBN Tak Ganggu Kinerja Ekonomi
• 2 jam lalumatamata.com
thumb
Kegiatan Tambang Nikel Vale Indonesia (INCO) Tertahan Restu RKAB 2026
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.