Ketua Komisi III soal KUHP-KUHAP Baru Berlaku: Hukum Alat Rakyat Cari Keadilan

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru, mulai berlaku hari ini, 2 Januari 2026. Kedua UU itu resmi berlaku usai disahkan DPR dari hasil pembahasan bersama pemerintah.

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengatakan, pihaknya menyambut baik berlakunya kedua hukum yang baru ini.

"Terkait berlakunya KUHP dan KUHAP baru, kami menyambutnya dengan haru dan sukacita," kata Habiburokhman kepada wartawan di Jakarta, Jumat (2/1).

Politikus Gerindra ini menuturkan, sebelum berlaku, kedua UU ini sudah mengalami pembahasan panjang di DPR. KUHP merupakan peninggalan era kolonial, sedangkan KUHAP belum pernah diubah sejak era Orde Baru.

"Perjuangan panjang kita mengganti KUHP warisan penjajah Belanda dan KUHAP warisan orde baru akhirnya bisa terlaksana setelah 29 tahun reformasi," kata Habiburokhman.

Habiburokhman menekankan, hukum RI kini memasuki babak baru beriringan dengan berlakunya KUHP dan KUHAP baru. Ia menyebut, hukum kini bukan lagi sebagai aparatus (alat) represif kekuasaan tetapi sebagai alat rakyat mencari keadilan.

"Hukum kita memasuki babak baru, bukan lagi sebagai aparatus represif kekuasaan, tetapi sebagai alat rakyat mencari keadilan," jelas dia.

Lebih jauh, Habiburokhman menilai seharusnya pembaharuan KUHP dan KUHAP dilaksanakan di awal reformasi. Akan tetapi, selalu ada halangan dan rintangan.

"Kepada seluruh rakyat Indonesia kami sampaikan selamat menikmati dua aturan hukum pidana utama yang sangat reformis, pro pengakuan dan HAM dan jauh lebih maksimal menghadirkan keadilan," kata Habiburokhman.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya Tarik Rp75 Triliun untuk Belanja Kementerian, Pastikan Tak Ganggu Sistem Ekonomi Nasional
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Bintang BRI Super League: Gacornya Ezra Walian di Musim Keduanya Berseragam Persik
• 3 jam lalubola.com
thumb
KPPU Akhiri 2025 dengan Tegas, Raih Denda Rp 698,5 Miliar dan Kejar Kartel Fintech
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Menkeu Minta BNPB Percepat Tambahan Anggaran Pemulihan Bencana Sumatera
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sungai Kelay di Bawah Lubang Tambang
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.