Korban Jiwa Berjatuhan dalam Protes Ekonomi Iran

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews - Teheran

Demonstrasi akibat anjloknya nilai mata uang di berbagai kota berujung bentrokan maut dengan aparat keamanan.

Gelombang unjuk rasa yang dipicu oleh lonjakan biaya hidup di Iran dilaporkan telah memakan korban jiwa memasuki hari kelima demonstrasi. 

Bentrokan antara massa dan aparat keamanan pecah di sejumlah titik seiring meluasnya keresahan publik terhadap stabilitas ekonomi negara tersebut kamis 1 Januari 2026.

Berdasarkan laporan kantor berita semi-pemerintah Fars dan kelompok hak asasi manusia Hengaw, setidaknya dua orang tewas dalam bentrokan di kota Lordegan, wilayah barat daya Iran. 

Laporan tambahan menyebutkan tiga korban jiwa lainnya jatuh di Azna dan satu orang di Kouhdasht, yang keduanya terletak di bagian barat negara itu.

Hingga saat ini, status para korban masih simpang siur. Pihak Fars yang mengutip pejabat berwenang tidak merinci apakah korban tewas berasal dari pihak demonstran atau personel keamanan. 

Namun, organisasi Hengaw mengidentifikasi dua korban di Lordegan sebagai pengunjuk rasa bernama Ahmad Jalil dan Sajjad Valamanesh.

Eskalasi di Berbagai Kota

Ketegangan meningkat sejak Kamis waktu setempat. Video yang diverifikasi oleh BBC Persian menunjukkan aksi protes terjadi di ibu kota Teheran, Marvdasht, hingga Lordegan. 

Di beberapa lokasi, rekaman media sosial menampilkan kendaraan yang terbakar di tengah pertempuran jalanan antara warga dan petugas.

Pemicu utama kerusuhan ini adalah kolapsnya nilai tukar mata uang Iran terhadap dolar AS di pasar terbuka. Hal ini memicu kemarahan para pedagang di Teheran sebelum akhirnya merembet ke kalangan mahasiswa dan meluas ke berbagai provinsi.

Selain isu ekonomi, narasi protes mulai bergeser ke arah politik. Beberapa pengunjuk rasa dilaporkan menyuarakan tuntutan untuk mengakhiri sistem pemerintahan saat ini, sementara sebagian lainnya menyerukan kembalinya sistem monarki.

Respons Pemerintah dan Aparat

Media pemerintah menyatakan bahwa seorang anggota pasukan keamanan yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tewas dalam bentrokan di Kouhdasht pada Rabu 31 Desember 2025 malam. 

Selain itu, dilaporkan 13 petugas kepolisian dan anggota Basij mengalami luka-luka akibat lemparan batu.

Pemerintah Iran sempat mengumumkan hari libur nasional dengan alasan penghematan energi akibat cuaca dingin. 

Namun, langkah ini secara luas dipandang oleh masyarakat sebagai upaya terselubung untuk meredam massa dan menghentikan operasional sekolah serta universitas yang menjadi pusat konsentrasi massa.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendengar aspirasi publik.

"Pemerintah akan mendengarkan tuntutan sah dari para pengunjuk rasa," ujar Presiden Pezeshkian.

Meski demikian, nada peringatan keras datang dari Jaksa Agung Mohammad Movahedi-Azad. Ia menegaskan bahwa setiap upaya yang bertujuan menciptakan instabilitas nasional akan menghadapi konsekuensi hukum.

"Setiap tindakan yang menciptakan ketidakstabilan akan dihadapi dengan respons yang tegas," tegas Movahedi-Azad.

Saat ini, pengamanan ketat dilaporkan telah disiagakan di titik-titik vital Teheran guna mencegah eskalasi lebih lanjut. Ini merupakan gelombang protes paling luas di Iran sejak peristiwa tahun 2022, meskipun skala massa saat ini dilaporkan belum mencapai tingkatan yang sama dengan aksi pasca-kematian Mahsa Amini.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Pegadaian Jumat 2 Januari 2026 Kompak Stabil, Cek Rinciannya
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Populer: Purbaya Kena Omel soal Coretax; Suriah Mulai Redenominasi Mata Uang
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
OPPO Reno 15 Pro dan Reno 15 Pro Max Ikut Debut, Bawa Chipset Dimensity Baru dan Baterai Besar
• 1 jam lalumerahputih.com
thumb
Tiga Roda, Empat Anak, dan Gunungan Sampah Bontomakkio: Ketika Pahlawan Lingkungan Berjuang di Tengah Keruhnya Politisasi Sampah
• 51 menit laluharianfajar
thumb
Influencer Dj Donny Alami Rentetan Aksi Teror Bom Moltov dan Bangkai Ayam, POlda Metro Jaya Akui Terima...
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.